Menlu Korsel dan Jepang Bicarakan Perbedaan Pandangan Atas 'Kesepakatan Wanita Perbudakan Syahwat'

Dimuat: 2017-08-08 13:10:49 Terbaru: 2017-08-08 13:37:44

Menlu Korsel dan Jepang Bicarakan Perbedaan Pandangan Atas 'Kesepakatan Wanita Perbudakan Syahwat'

Korea Selatan dan Jepang membicarakan perbedaan pandangan kedua negara atas kesepakatan wanita perbudakan syahwat yang dicapai bulan Desember tahun 2015 lalu, saat bertemu di Manila, Filipina hari Senin (7/8/2017). 

Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha dan Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kono bertukar pandangan terkait isu penting bilateral setelah mengikuti agenda Forum Regional ASEAN-ARF. 

Menlu Kono menyatakan bahwa pelaksanaan isi kesepakatan wanita perbudakan syahwat sangat penting bagi kedua negara.  Namun Menteri Kang menjelaskan mengenai pembentukan Satuan Tugas untuk memeriksa isi kesepakatan karena sebagian besar warga Korea Selatan tidak menerima isi kesepakatan. 

Dalam kesempatan itu Menlu Kang juga menyatakan bahwa pelaksanaan ARF cukup berhasil karena sebagian besar negara anggota mendukung kerangka kebijakan dan visi pemerintah Seoul untuk menegakkan perdamaian di Semenanjung Korea dan memperbaiki hubungan dua Korea. 

Sementara, Menlu Kono mengatakan Korea Selatan merupakan negara penting bagi Jepang yang berbagi kepentingan strategis. Dia berharap Jepang dapat membangun hubungan dengan Korea Selatan dengan melaksanakan kerja sama yang luas di berbagai bidang. 

Menlu Kang juga menambahkan bahwa masih ada masalah yang sulit antara dua negara, namun dapat dipecahkan melalui komounikasi dan pembahasan yang bijaksana. 

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio On-Air
  • KBS World Radio On-Air
  • Aplikasi KBS World Radio On-Air ini menyediakan berbagai konten audio dalam 11 bahasa.

<

2 / 4

>