Industri Otomobil Korsel Hadapi Krisis open the window of AOD

Dimuat: 2017-07-16

Title

Industri otomobil Korea Selatan nampaknya menghadapi krisis karena semua indikator dalam perindustrian otomobil domestik mengalami kemunduran 7-8 tahun.

Menurut Asosiasi Industri Mobil Korea, volume ekspor mobil Korea dalam semester pertama tahun ini hanya tercatat satu juta 325 ribu unit dan terendah dalam 8 tahun terakhir. Volume ekspor mobil yang dirakit dalam negeri Korea juga ikut menurun selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2015.

Selain itu penjualan mobil dalam negeri turut merosost. Jumlah penjualan mobil di dalam negeri tercatat 785 ribu unit pada semester pertama tahun ini, berkurang 4% dibandingkan enam bulan pertama tahun lalu.

Akibat berkurangnya ekspor dan penjualan dalam negeri itu, maka produksi mobil juga menurun, dan tercatat yang terendah dalam 7 tahun terakhir. Volume produksi mobil semester pertama tahun ini tercatat 2 juta 162 ribu unit, menurun 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Keadaan seperti ini disebabkan beberapa hal. Pertama, tindak balas dendam Cina terkait penempatan sistem pertahanan anti misil THAAD di Korea Selatan.
Penjualan mobil Hyundai dan Kia Korea di pasar Cina merosot hingga 40%. Selain itu, ekspor mobil GM Korea berkurang akibat GM mengundurkan diri dari Eropa.

Akan tetapi, masalah utamanya adalah kurangnya perhatian dalam penelitian, pengembangan, dan investasi setelah perindustrian mobil berkembang dengan cepat menyusul krisis keuangan global.

Akibatnya pangsa pasar mobil di negara ke-3, dan pangsa pasar mobil Korea di pasar Cina yang sempat meningkat 9% di tahun 2014 menurun hingga 4% dari Januari hingga Mei tahun ini. Selain unsur tindak balasan Cina terhadap penempatan THAAD, peningkatan penjualan mobil buatan dalam negeri Cina di pasar domestik juga berpengaruh.

Prospek industri mobil Korea, baik ekspor maupun penjualan dalam negeri, tidak cerah karena kurangnya permintaan mobil AS akibat kenaikan suku bunga serta lambatnya pemulihan permintaan di negara berkembang baru.

Para pakar menyarankan agar industri otomobil Korsel juga mengalihkan perhatian ke pasar negara maju untuk mempertahankan posisinya yang sudah kokoh, bukan hanya ke pasar negara berkembang baru.

Untuk itu, produsen mobil, serikat pekerja, perusahaan mitra, serta pemerintah seharusnya bekerjasama dan berupaya untuk mengatasi krisis yang dihadapi sekarang.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
RSS Service
  • RSS Service
  • Anda dapat mengakses berita dan konten siaran terkini pada situs KBS World Radio.

<

3 / 4

>