Peningkatan Utang Rumah Tangga open the window of AOD

Dimuat: 2017-10-01

Title

Peningkatan utang rumah tangga Korea Selatan berjalan sangat cepat dan menempati urutan ke dua di dunia. Beban utang rumah tangga berbanding penghasilan mencatat angka tertinggi dalam sejarahnya.

Bank for International Settlements (BIS) pada tgl. 24 September mengeluarkan laporan triwulanan yang menganalisis utang rumah tangga di dunia.

Menurut laporan tersebut, rasio pembayaran utang (DSR) sektor rumah tangga Korea Selatan untuk kuartal pertama tahun ini, meningkat 0,7% poin dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu, menjadi 12,5%. Angka itu berada di titik tertinggi sejak BIS memulai pengumpulan statistik terkait pada kuartal pertama tahun 1999.

DSR dari rumah tangga Korea rata-rata 8,8% pada tahun 1999, kemudian meningkat 12,2% pada tahun 2011, selanjutnya mengalami fluktuasi hingga kini.

Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah selisih peningkatan DSR dari rumah tangga Korsel merupakan yang tertinggi dari 17 negara yang diperiksa oleh BIS. Melihat rasio utang rumah tangga Korsel berbanding Produk Nasional Bruto, urutan Korsel adalah ke-8 dengan 93% dan tertinggi di antara negara-negara sedang berkembang. Artinya, utang rumah tangga hampir sama dengan volume ekonomi negara.

Sejak dulu, utang rumah tangga dijuluki sebagai 'bom waktu' bagi ekoomi Korsel. Pada akhir bulan Agustus lalu jumlah utang rumah tanggal Korsel dihitung lebih dari 1.400 triliun won. Beban utang tentu menurunkan sentimen konsumsi dan hal itu menjadi hambatan untuk perkembangan ekonomi negara.
Masalah yang lebih besar adalah AS sudah memulai peningkatan suku bunga dan pengurangan aset yang dimilikinya. Uni Eropa juga diperkirakan akan ikut meningkatkan suku bunga. Hal ini tentu akan menekan Bank Sentral Korea (BOK) ikut meningkatkan suku bunganya.

Jika BOK menaikkan suku bunga acuan, beban pengembalian utang rumah tangga juga meningkat, khususnya bagi kaum berpenghasilan rendah.

Terkait hal ini, pemerintah berencana mengeluarkan tindakan bersama untuk mengatasi masalah utang rumah tangga setelah liburan hari raya Chuseok. Inti tindakan gabungan itu adalah memasukkan rasio utang pada pendapatan (DTI). Dengan mengetatkan syarat untuk meminjam maka akan menahan rumah tangga menambah utang.

Namun demikian, jika mengetatkan syarat peminjaman uang, maka kehidupan kalangan berpenghasilan rendah akan menjadi sulit dan membuat ekonomi menjadi beku. Oleh sebab itu diperlukan tindak penanggulangan yang lebih teliti dan tepat.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
Podcasts
  • Podcasts
  • KBS World Radio menyediakan layanan download untuk beberapa program kami dengan file mp3.

<

4 / 4

>