Kang Kyung-hwa Ditunjuk Sebagai Menteri Luar Negeri

Dimuat: 2017-06-19

Title

Presiden Moon Jae-in secara resmi menunjuk seorang diplomat wanita, Kang Kyung-hwa sebagai Menteri Luar Negeri, meski mendapat tantangan dari partai-partai politik. Maka dari itu, pelantikan Menteri Luar Negeri baru lebih disoroti sebagai ketersendatan politik daripada kebijakan diplomatik baru.

Presiden Moon menerangkan dirinya harus menunjuk Kang sebagai menteri luar negeri, karena banyak urusan diplomatik yang harus diselesaikan. Pertama adalah persiapan untuk mengadakan pertemuan pimpinan Korea Selatan dan AS di akhir bulan Juni, dan KTT G-20 juga sangat mendesak. Presiden Moon meminta kepada Kang agar memperbaiki sistem personalia di Kementerian Luar Negeri, dan menegaskan diversifikasi diplomatik, terlepas dari 4 negara kuat. Sementara itu, Menteri Kang menyatakan dirinya akan memperluas cakralawa diplomatik Korea dan menjalankan reformasi Kementerian Luar Negeri.

Kang merupakan Menteri Luar Negeri wanita pertama Korea Selatan dan juga menteri pertama yang tidak berasal dari ujian dinas luar negeri. Namun dia pernah menjabat sebagai direktur wanita pertama di Kementerian Luar Negeri pada periode 1999 hingga 2006. Hingga bulan lalu, dia menjabat sebagai Penasihat Khusus mengenai kebijakan untuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Menurut Kantor Kepresidenan Kang merupakan tokoh yang tepat untuk mereformasi Kementerian Luar Negeri dan menjalankan kegiatan diplomatik multilateral.

Meskipun demikian, para anggota partai oposisi menentang penunjukan Kang dengan menekankan tuduhan seperti dia telah memalsukan alamat agar anaknya dapat pindah ke sekolah lain, serta tidak jujur dalam melaporkan keuntungan yang ia dapatkan dari propertinya. Masalahnya, tuduhan itu termasuk dalam klasifikasi untuk tidak dapat menjadi pejabat tinggi pemerintah yang dikeluarkan presiden Moon. Kang menjadi menteri yang kedua yang ditunjuk presiden dengan tidak mendapat pengadopsian dari parlemen. Sebelumnya, presiden Moon telah menunjuk Ketua Perdagangan Adil tanpa adanya persetujuan parlemen, sehingga menimbulkan konflik partai politik.

Dengan penunjukan Menteri Kang, ketegangan kancah politik menjadi lebih mendalam. Presiden Moon meminta agar penunjukan kedua menteri tidak ditafsirkan sebagai konflik antara partai politik, tapi sebagai upaya untuk melanjutkan kerja sama antara anggota partai di parlemen. Istana Cheongwadae menyatakan Komisi Rekomendasi Personel akan diaktifkan untuk memperketat verifikasi personil. Sebagai imbasnya, penunjukan calon Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, dan calon Menteri Perindustrian, Perdagangan dan Sumber Daya ditangguhkan. Partai-partai politik memprotes keras sikap Moon yang merusak kerja sama. Setelah pemerintahan baru diluncurkan, hanya 5 menteri dari total 17 menteri yang telah ditunjuk hingga kini.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
Podcasts
  • Podcasts
  • KBS World Radio menyediakan layanan download untuk beberapa program kami dengan file mp3.

<

4 / 4

>