Kang Kyung-wha : Boikot Sekunder Sedang Dibahas Bersama AS

Dimuat: 2017-07-11

Title

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha menyatakan di dalam pertemuan Komite Unifikasi dan Diplomasi parlemen pada tgl. 10 Juli bahwa pihaknya sedang membahas 'boikot sekunder' dengan AS. Menurutnya, apabila sanksi dari Dewan Keamanan PBB tidak memuaskan maka AS akan mempertimbangkan langkah sendiri atas Korea Utara. Menlu Kang mengisyaratkan langkah pemberian sanksi yang lebih konkret terhadap Korea Utara dibahas saat KTT antara Korea Selatan, AS, dan Jepang yang digelar di sela-sela KTT G20. Walaupun Kang tidak dapat membuka semua isi pembahasan, namun ditegaskannya bahwa mereka bertukar banyak pandangan. Menurutnya, mereka mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap negara atau perusahaan yang bertransaksi dengan Korea Utara, maka pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai pembahasan mengenai boikot sekunder.

Boikot Sekunder berarti pemberian sanksi kepada pemerintah atau perusahaan di negara ketiga yang berhubungan dengan negara penerima sanksi. Langkah boikot sekunder di AS merupakan sarana pemberi sanksi terkuat. Jika boikot sekunder diterapkan atas satu negara, maka pemerintah, perusahaan, bank, dll di negara itu tidak bisa bertransaksi dengan mitra AS. Jika transaksi dengan pemerintah atau perusahaan di AS dilarang, maka mereka tidak bisa melakukan kegiatan normal di hampir seluruh daerah di dunia. Khususnya, saat bidang finansial terisolasi secara menyeluruh, maka transaksi normal di bidang keuangan tidak mungkin karena akses ke jaringan keuangan internasional dilarang.

Misalnya, parlemen AS meloloskan ‘UU Sanksi Iran’ yang berisi boikot sekunder pada bulan Juni tahun 2010 lalu untuk melarang transaksi antara negara ketiga yang mengimpor minyak mentah dari Iran dengan mitra AS. Akhirnya, AS dan Iran memecahkan masalah negosiasi nuklir dalam kurun waktu 13 tahun pada tahun 2015 lalu.

Terkait masalah Korea Utara, Majelis Rendah AS telah meloloskan ‘UU Sanksi atas Korea Utara’ yang memiliki isi yang sama pada bulan Januari tahun 2016 lalu. Karenanya, AS bisa menjatuhkan sanksi boikot sekunder kapan saja dari sisi hukum. Subyek utama penerima sanksi boikot sekunder adalah Cina yang berperan sebagai ‘sumber kehidupan’ bagi Korea Utara. AS ingin memblokir distribusi minyak mentah kepada Korea Utara, namun Cina memprotesnya.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio On-Air
  • KBS World Radio On-Air
  • Aplikasi KBS World Radio On-Air ini menyediakan berbagai konten audio dalam 11 bahasa.

<

2 / 4

>