Tillerson : AS Ingin Berdialog dengan Korut

Dimuat: 2017-08-02

Title

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan AS ingin berdialog dengan Korea Utara pada suatu saat. Pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai pesan untuk mendesak perubahan Korea Utara, bukan langsung menggantikan situasi saat ini dengan dialog. Di dalam pengarahan rutin hari Selasa (1/8/2017) waktu setempat, Tillerson menyatakan AS tidak akan mendorong pergantian atau menggulingkan rezim Korea Utara, serta mempercepat upaya-upaya unifikasi di Semenanjung Korea. Ditegaskannya AS bukan musuh dari Korea Utara. Namun, karena Korea Utara terus memberi ancaman yang tidak bisa diterima AS, maka Washington terpaksa menanganinya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah berbagai desas-desus terkait Korea Utara diberitakan beberapa media setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik antar benua-ICBM. New York Times, Wall Street Journal, dll melalui tajuk rencana mereka telah menyebutkan perlunya mengambil tindakan untuk mengganti rezim Korea Utara. Ketua Badan Intelijen Pusat-CIA AS Mike Pompeo juga pernah mengeluarkan pernyataan yang sama. Menurutnya, tindakan yang perlu diambil adalah memisahkan kemampuan pengembangan nuklir dan tokoh yang ingin mengembangkan nuklir.

Selain itu ada juga suara-suara yang menuntut perubahan paradigma langkah terhadap Korea Utara seperti membuang upaya unifikasi yang didominasi oleh Korea Selatan, penarikan pasukan AS di Korea Selatan, dll.

Pernyataan Tillerson ditafsirkan sebagai jawaban atas berbagai usulan belakangan ini. Dengan kata lain, pemerintah Washington tetap menjaga kerangka kebijakan pemerintahan Trump terhadap Korea Utara, yaitu 'tekanan maksimal dan intervensi.' Tillerson menyebutkan persyaratan untuk bisa berdialog dengan Korea Utara adalah negara itu tidak boleh memiliki senjata nuklir atau kemampuan menginvasi baik AS maupun negara-negara di sekitarnya dengan senjata nuklir.

Pemerintah Korea Selatan menilai pernyataan Tillerson kali ini sebagai pernyataan tegas pemerintah Washington terhadap pandangan ekstrim di dalam negeri AS. Namun demikian, masih ada kelompok yang menuntut langkah keras. Karenanya, banyak yang memperhatikan apa yang akan dibicarakan Menteri Luar Negeri korea Selatan dan AS di sela-sela Forum Keamanan Asia yang akan digelar di Filipina pada tgl. 7 hingga 8 Agustus mendatang.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio Mobile
  • KBS World Radio Mobile
  • Aplikasi KBS World Radio Mobile ini melayani berita, berbagai program dan konten tentang Korea dalam 11 bahasa. Melalui aplikasi ini...

<

1 / 4

>