Sanksi Baru AS Atas Korut Tengah Mendapat Sorotan dari Pemerintah Seoul

Dimuat: 2017-08-04

Title

Perhatian pemerintah Seoul sedang tertuju pada salah satu dari rincian sanksi baru AS terhadap Korea Utara terkait pengiriman pekerja Korea Utara ke luar negeri.

Presiden AS Donald Trump telah menandatangani sebuah RUU untuk memberikan sanksi baru kepada Korea Utara, Rusia dan Iran. RUU itu berisi sanksi terhadap perusahaan yang mempekerjakan pekerja Korea Utara di luar negeri. Bisa dikatakan sanksi itu menargetkan Cina dan Rusia yang sedang mempekerjakan banyak warga Korea Utara. Masalahnya adalah jika kawasan industri gabungan antar Korea di Gaeseong, Korea Utara beroperasi secara normal, maka perekrutan pekerja Korea Utara di kawasan itu juga mungkin termasuk dalam target sanksi. Seorang pejabat Kementerian Unifikasi Seoul menerangkan bahwa kawasan industri Gaeseong mungkin tidak termasuk dalam sanksi, karena pekerja Korea Utara dipekerjakan bukan di luar negeri, tapi di dalam Korea Utara.

Namun demikian, ada yang berspekulasi bahwa hal itu bisa menjadi beban dalam pembicaraan tentang pengoperasian kembali kawasan industri Gaeseong. Tidak hanya itu, tujuan sanksi baru AS adalah untuk memotong aliran sumber dana ke rezim Kim Jong-un. Sehingga meskipun pekerja Korea Utara dipekerjakan di dalam wilayah Korea Utara, namun gaji yang dibayarkan bisa menjadi masalah. Saat kawasan industri itu beroperasi, perusahaan-perusahaan di sana pernah mempekerjakan sebanyak 55.000 pekerja Korea Utara, dan uang sebesar 100 juta dolar per tahun telah diberikan kepada pihak Korea Utara, termasuk gaji para pekerja. Pada bulan Februari tahun lalu, pemerintah Seoul memutuskan untuk menghentikan pengoperasian kawasan industri itu secara utuh, karena uang yang telah mengalir lewat kawasan itu diduga digunakan dalam pengembangan nuklir dan rudal Korea Utara.

Soal pengoperasian kembali kawasan industri Gaesong tidak termasuk dalam sanksi baru AS. Namun Senat AS menyebutkan bahwa kawasan industri Gaesong bisa dioperasikan kembali hanya setelah Korea Utara membongkar semua senjata pemusnah massal Kimia, Biologi, Radiologi dan Nuklir dengan cara yang sempurna, bisa diverifikasi dan tidak dapat dikembalikan.

Menurut seorang pejabat pemerintah Seoul, pembicaraan tentang pengoperasian kembali kawasan itu dimungkinkan jika masalah nuklir Korea Utara membuat kemajuan. Untuk itu, perlu upaya untuk meringankan sanksi dari masyarakat internasional, dan juga membuat konsensus di dalam negeri Korea Selatan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio Mobile
  • KBS World Radio Mobile
  • Aplikasi KBS World Radio Mobile ini melayani berita, berbagai program dan konten tentang Korea dalam 11 bahasa. Melalui aplikasi ini...

<

1 / 4

>