Seoul, Washington dan Tokyo Menilai Tinggi Pengadopsian Sanksi Baru PBB Secara Mufakat

Dimuat: 2017-08-07

Title

Korea Selatan, AS dan Jepang memuji resolusi baru PBB terhadap Korea Utara, karena sanksi yang lebih tegas itu berhasil disahkan secara mufakat oleh seluruh anggota Dewan Keamanan PBB. Sebaliknya Korea Utara memprotes keras sanksi baru, dengan mengancam akan mengubah daratan AS menjadi ‘lautan api’.

Kantor Kepresidenan Seoul pada tgl. 6 Agustus menegaskan bahwa hal yang paling penting adalah resolusi itu diadopsi dengan cepat dan secara bulat. Dikatakan, embargo minyak memang masih belum dimasukkan dalam sanksi, namun dukungan Cina dan Rusia sudah lebih signifikan. Dikatakan, dukungan Cina untuk resolusi di masa lalu membutuhkan 3 bulan, namun langkah kali ini tercapai hanya dalam satu bulan, atau hanya satu minggu setelah Korea Utara melakukan pengujian kedua rudal balistik Hwaseong-14. Dikatakan, resolusi dapat diadopsi dengan cepat berdasarkan kekhawatiran Cina dan Rusia atas sikap Korea Utara.
Perhatian juga tertuju pada pernyataan Presiden Donald Trump yang tengah mengambil cuti, melalui akun Twitternya. Dia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Cina dan Rusia. Trump menyebutkan resolusi baru itu merupakan paket sanksi ekonomi terbesar dan menjadi pukulan besar bagi Korea Utara. Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS Donald McMaster mengungkapkan bahwa AS tengah mempersiapkan diri untuk ‘perang pencegahan’ melawan Korea Utara.

PM Jepang Shinzo Abe juga mengeluarkan sebuah pernyataan untuk memuji resolusi baru PBB yang menerapkan sanksi lebih tegas atas Korea Utara. Dikatakannya langkah-langkah baru itu dengan jelas menunjukkan kesediaan dunia internasional meningkatkan tekanan terhadap rezim Pyongyang. Dia juga mendesak Korea Utara untuk menaati resolusi PBB dan menahan diri dari melakukan provokasi militer, termasuk tes nuklir.

Sementara itu, harian milik pemerintah Korea Utara Rodong Sinmun mengutuk keras pengadopsian sanksi tersebut dengan mengatakan jika ancaman dan saksi mengganggu negaranya, maka daratan AS akan diubah menjadi ‘lautan api’. Pyongyang juga mengklaim bahwa daya tangkal pertempuran untuk membela diri merupakan pilihan strategis mereka. Pernyataan tersebut menimbulkan spekulasi bahwa kemungkinan Pyongyang untuk melanjutkan provokasi tetap terbuka.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio Mobile
  • KBS World Radio Mobile
  • Aplikasi KBS World Radio Mobile ini melayani berita, berbagai program dan konten tentang Korea dalam 11 bahasa. Melalui aplikasi ini...

<

1 / 4

>