Uni Eropa Menambah 9 Individu dan 4 Entitas Korea Utara ke Dalam Daftar Hitam

Dimuat: 2017-08-11

Title

Badan Hubungan Luar Negeri Eropa, EEAS pada tgl. 10 Agustus menyatakan bahwa Uni Eropa telah menambah 9 individu dan 4 lembaga Korea Utara ke dalam daftar hitam sanksi, seiring diadopsinya resolusi baru PBB. Dengan demikian sebanyak 62 orang dan 50 lembaga Korea Utara telah dimasukkan dalam daftar sanksi Uni Eropa. Secara terpisah, Uni Eropa juga memasukkan 41 warga negara Korea Utara dan 7 lembaga negara itu dalam daftar sanksi sendiri. Uni Eropa mengatakan bahwa rincian sanksi lain dari resolusi terbaru nomor 2371 PBB akan disahkan secara legislatif secepat mungkin, agar 28 anggota negara ikut melakukan langkah-langkah itu.

Pada tgl. 5 Agustus, Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi baru nomor 2371 untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Korea Utara. Sanksi tersebut mencakup larangan total perdagangan sejumlah komoditas yang menjadi sumber utama pemasukan Korea Utara seperti batu bara, besi dan makanan hasil laut. Tidak hanya itu, sebanyak 9 individu dan 4 entitas yang terlibat dalam pengembangan nuklir dan rudal Korea Utara juga ditambahkan ke dalam daftar sanksi baru. Selain itu akan membatasi usaha patungan baru dengan Korea Utara. Melalui keputusan kali ini, Uni Eropa menambahkan lebih dahulu individu dan lembaga ke dalam daftar sanksi. Kemudian, melalui promosi legislasi mendatang, Uni Eropa akan menerapkan berbagai sanksi lain, seperti embargo dan larangan investasi.

Gerakan cepat dari Uni Eropa seperti itu dipandang sebagai upaya menekan Korea Utara untuk menaati resolusi PBB. Uni Eropa juga menegaskan pihaknya tengah mengambil sanksi terpisah terhadap Korea Utara, selain pelaksanaan resolusi PBB. Jubir EEAS Catherine Ray menyerukan agar Korea Utara menghentikan tindakan provokatifnya dan juga meminta kepada negara-negara yang terlibat untuk menemukan sarana perdamaian demi denuklirisai Semenanjung Korea, bukan solusi militer.

Kini ketegangan di Semenanjung Korea mencapai puncaknya. Korut dan AS saling mengeluarkan ancaman keras. Sementara itu, pemerintah Seoul mendesak Korea Utara untuk menghentikan setiap langkah yang dapat meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea secara cepat dan menyeluruh. Hal itu disampaikan pada pertemuan Dewan Keamanan Nasional (NSC) pada tgl. 10 Agustus. Sebelumnya, Presiden Moon Jae-in dilaporkan menginstruksikan NSC untuk mengambil setiap langkah yang dibutuhkan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
Podcasts
  • Podcasts
  • KBS World Radio menyediakan layanan download untuk beberapa program kami dengan file mp3.

<

4 / 4

>