Korut Terus Memperoleh Dana Asing Secara Ilegal di Tengah Hantanam Berbagai Sanksi

Dimuat: 2017-09-08

Title

Korea Utara dinyatakan berhasil memperoleh cukup banyak uang secara ilegal ditengah hantaman berbagai sanksi politik maupun sanksi ekonomi dari Dewan Keamanan PBB.

Menurut Wall Street Journal, panel ahli Komite Sanksi Korea Utara Dewan Keamanan PBB menyampaikan laporan terkait pelaksanaan sanksi tersebut kepada Dewan Keamanan PBB. Laporan tersebut menggambarkan negara-negara anggota PBB tidak menerapkan sanksi secara jujur, dan mengangkat 2 alasan dibalik cara Korut memperoleh uang asing secara ilegal dengan memanfaatkan situasi tersebut. Pertama-tama, sejumlah negara anggota tidak benar-benar memperketat sanksi terhadap Korea Utara, dan yang keduanya Korea Utara membuat kemajuan teknik untuk mencari terobosan guna menghindari sanksi. Maka dari itu, para ahli menyebut sanksi Dewan Keamanan PBB telah sangat tercemar. Mereka juga menilai penjatuhan sanksi yang substansial sangat jauh kurang dari level yang dibutuhkan untuk mencapai target denuklirisasi Korea Utara.
Melihat laporan tersebut, Korea Utara telah memperoleh sebanyak 270 juta dolar sejak akhir tahun lalu, dengan mengekspor batu bara, baja dan seng yang dilarang dalam resolusi PBB. Sebagian pemasukan uang ke rezim Kim Jong-un ternyata berasal dari ekspor ke Cina. Tidak hanya itu Korea Utara berdagang secara ilegal dengan Malaysia dan Vietnam, setelah Cina menghentikan impor batu bara dari negara itu. Korea Utara juga ditemukan melatih satuan penjaga Istana Presiden, militer dan polisi di Angola dan Uganda. Sejumlah bank yang didirikan dan dijalankan oleh perusahaan Cina juga ternyata milik Korea Utara.

Panel PBB juga menyatakan tengah menyelidiki kecurigaan atas kerja sama bahan kimia terlarang, rudal balistik dan senjata konvensional yang dilaporkan terjadi antara Perusahaan Perdagangan dan Pengembangan Pertambangan Korea Utara dengan Pusat Studi dan Penelitian Ilmiah Suriah. Secara singkat, Korea Utara terlibat dalam Scud dan sistem rudal darat ke udara di Suriah. Menurut laporan mereka, 2 negara anggota Dewan Keamanan PBB mencegah pengapalan khusus dari Korea Utara ke Suriah.

Kekurangan dan kelemahan sanksi atas Korea Utara dari Dewan Keamanan PBB terus diangkat, dan laporan kali ini membuktikannya. Memang betul laporan itu diharapkan akan berdampak besar pada resolusi baru Dewan Keamanan PBB yang berupaya menerapkan sanksi lebih keras terhadap Korea Utara ke depan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio On-Air
  • KBS World Radio On-Air
  • Aplikasi KBS World Radio On-Air ini menyediakan berbagai konten audio dalam 11 bahasa.

<

2 / 4

>