McCain: Penempatan Kembali Senjata Nuklir Taktis AS di Korsel Harus Dipertimbangkan Serius

Dimuat: 2017-09-11

Title

Di AS secara mendadak muncul upaya untuk kembali mengerahkan senjata nuklir taktis AS di Semenanjung Korea. Terlebih lagi, Kongres AS juga turut mendukung langkah tersebut, di tengah Washington dilaporkan tengah mempertimbangkannya.

Dalam wawancara dengan CNN pada hari Minggu (10/9/2017), senator John McCain menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan Korea Selatan telah meminta untuk kembali mengerahkan senjata nuklir taktis, untuk itu harus dikaji secara serius. Senator McCain merupakan Ketua Komite Militer Senat AS yang nampaknya berpengaruh besar atas kebijakan keamanan AS. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Yong-moo mengatakan di hadapan Parlemen bahwa pengerahan kembali nuklir taktis di Semenanjung Korea harus dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya menangkal dan menanggapi ancaman Korea Utara.

Ketua McCain juga menyampaikan peringatan keras atas Korea Utara dan Cina. Pertama-tama dia menyerukan agar Washington mengambil tanggapan ultra keras atas provokasi Korea Utara. Disebutkan, rezim Korea Utara harus menyadari negara itu akan runtuh total akibat balasan atas tindakan provokatif dari pemimpin Kim Jong-un. Terkait Cina, dia mengungkapkan AS perlu melakukan perubahan sekecil apapun meskipun akan menderita kerugian. Singkatnya, AS harus memberi tekanan keras terhadap Cina, dengan menggunakan sarana ekonomi, seperti boikot sekunder.

Sebenarnya upaya untuk kembali mengerahkan senjata nuklir taktis di Semenanjung Korea dulu pernah diangkat oleh pihak AS. Siaran NBC melansir dengan mengutip pejabat Gedung Putih dan Kementerian Pertahanan bahwa isu itu sedang dipertimbangkan sebagai salah satu dari pilihan serangan, bersama persenjataan nuklir terpisah dari Korea Selatan dan Jepang dan juga serangan dunia maya.

Senjata nuklir taktis ditarik oleh pasukan militer AS di Korea Selatan pada tahun 1991, seiring deklarasi tentang Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Memang benar, kekuatan senjata nuklir taktis itu jauh lebih kecil daripada nuklir strategis yang mampu membumihanguskan sebuah kota. Kini, senjata nuklir taktis yang milik AS, adalah bom nuklir B-61 dan hulu ledak nuklir W-80. Jika nuklir taktis dikerahkan, maka ‘keseimbangan kekuatan’ dalam menanggapi nuklir Korea Utara bisa terwujud. Sebaliknya, juga muncul kekhawatiran atas hilangnya proses denuklirisasi di Semenanjung Korea, protes dari Cina dan Rusia, serta memicu persaingan persenjataan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
RSS Service
  • RSS Service
  • Anda dapat mengakses berita dan konten siaran terkini pada situs KBS World Radio.

<

3 / 4

>