Korea Utara Tuduh Trump Umumkan Perang

Dimuat: 2017-09-26

Title

Korea Utara mengklaim Presiden Trump mengumumkan perang terhadap negaranya, untuk itu Pyongyang harus mempertahankan diri sendiri. AS membantah klaim tersebut sebagai klaim tidak masuk akal, maka ada kemungkinan akan ada unjuk kekuatan tambahan dari masing-masing pihak. Diperkirakan klaim dari dua pihak dapat menjadi alasan yang mendorong kemungkinan terjadinya bentrokan militer di masa depan. Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho mengadakan jumpa pers pada hari Senin malam(25/9/2017). Menurutnya, Trump mengumumkan perang dengan mengatakan dewan pemimpin Korea Utara tidak akan bertahan lama lagi. Ditambahkannya, Piagam PBB mengakui hak pertahanan diri masing-masing negara. Ri juga mengatakan walaupun jet pembom AS ada di zona udara internasional, pihaknya berhak menembak jatuh pesawat pembom itu. Dengan kata lain, AS mengumumkan perang, maka Pyongyang berhak menyerang untuk mempertahankan diri sendiri.

Pernyataan Ri tersebut ditafsirkan sebagai protes atas unjuk kekuatan pesawat pembom AS, B-1B dengan dikawal jet tempur F-15 di zona udara internasional di lepas pantai timur Korea Utara beberapa hari lalu. Memang, penerbangan berlangsung di udara internasional, namun penerbangan melintasi garis batas utara oleh pesawat AS merupakan yang pertama kali setelah gencatan senjata. Diperkirakan Pyongyang tidak ingin dituduh sebagai pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan kekuatan antara dua pihak yang dapat terjadi di kemudian hari.

Sehubungan dengan hal itu, Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan AS tidak pernah mengumumkan deklarasi perang. Dia menekankan bahwa negara manapun tidak berhak untuk menyerang kapal atau pesawat dari negara lain di zona udara internasional. Selain itu, Juru Bicara Pentagon AS, Robert Manning juga menegaskan apabila Korut tidak menghentikan provokasi, maka pihaknya akan memberikan segala opsi kepada Presiden.

Sementara, media AS mengeluarkan reaksi dingin atas sikap Pyongyang dengan mengatakan negara yang terisolasi itu mencoba menyebutkan hak pertahanan diri sendiri. Namun, mereka juga menunjukkan kekhawatiran atas kemungkinan terjadinya unjuk kekuatan dari masing-masing pihak.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio On-Air
  • KBS World Radio On-Air
  • Aplikasi KBS World Radio On-Air ini menyediakan berbagai konten audio dalam 11 bahasa.

<

2 / 4

>