Pemerintah Mengenakan Sanksi Tambahan Terhadap Korut

Dimuat: 2017-11-06

Title

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan pihaknya menjatuhkan sanksi atas 18 orang pribadi yang bergabung dengan lembaga keuangan Korea Utara, seperti Bank Daesong, Bank Perdagangan, dan Bank Dongbang. Dijelaskan, mereka yang masuk dalam daftar hitam termasuk pemimpin bank Korea Utara di luar negeri, yang terlibat dalam pemasukan dana bagi rezim Pyongyang khususnya untuk pengembangan senjata pemusnah massal. Sebanyak 14 diantaranya tengah aktif di Cina, dan terdapat pejabat Korea Utara yang berdagang di Rusia dan Libya sebanyak masing-masing 2 orang. Memang benar, mereka dan bank terkait mereka, telah dimasukkan dalam daftar sanksi dari PBB dan AS.

Dengan menerapkan sanksi sendiri kali ini, sebanyak 69 lembaga dan entitas, serta 97 orang pribadi telah masuk dalam daftar hitam dari pemerintah Seoul untuk melarang keseluruhan transaksi dengan warga dan perusahaan Korea Selatan. Sebelumnya, Korea Selatan telah melarang transaksi dengan Korea Utara, semenjak Langkah 14 Mei diberlakukan tahun 2010. Dengan kata lain, situasi yang sebenarnya tidak mengalami perubahan. Namun Kementerian Luar Negeri menggambarkan tindakan kali ini akan memotong sumber dana ilegal bagi Korea Utara, dan bisa memperingatkan kembali adanya risiko transaksi dengan pribadi Korea Utara yang terdaftar dalam sanksi, baik di dalam maupun di luar negeri. Ditambahkan pemerintah berupaya mendorong Korea Utara untuk kembali ke meja perundingan melalui sanksi dan tekanan, sehingga akan meneruskan upaya untuk menuntaskan masalah nuklir Korea Utara secara damai.

Melihat situasinya, pemerintah Seoul mengambil sanksi terpisah sebagai upaya simbolis, karena saat ini tidak ada alasan yang nyata untuk memberikan sanksi tambahan. Korea Utara sedang menghentikan sementara provokasinya selama satu setengah bulan terakhir. Dengan demikian langkah sanksi tambahan dari Seoul memiliki makna simbolis untuk ikut serta dalam jalur masyarakat internasional yang menerapkan sanksi terhadap Korea Utara. Secara khusus langkah itu nampaknya menyesuaikan diri dengan kebijakan AS, menjelang lawatan Presiden Donald Trump ke Korea Selatan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
RSS Service
  • RSS Service
  • Anda dapat mengakses berita dan konten siaran terkini pada situs KBS World Radio.

<

3 / 4

>