KEPCO Dipilih Menjadi Penawar yang Diutamakan Dalam Proyek PLTN di Inggris

Dimuat: 2017-12-07

Title

Perusahaan Listrik Negara Korea Selatan, KEPCO menyampaikan pernyataan media pada tgl. 6 November bahwa pihaknya terpilih sebagai penawar yang diutamakan dalam proyek pembangunan 3 unit Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir-PLTN di Moorside, pantai Cumbria, Inggris. Total nilai proyek sebesar 21 triliun won. Toshiba pemilik 60% saham di konsorsium NuGen yang menangani pembangunan reaktor nuklir Moorside memilih KEPCO sebagai penawar yang diutamakan (preferred bidder). Pada tahun 2006, Toshiba mengambil alih Perusahaan Listrik Westinghouse AS, yang punya teknologi inti reaktor nuklir, namun Toshiba mengalami kerugian akibat pengetatan aturan terkait reaktor nuklir internasional. Maka itu, Toshiba mundur dari proyek reaktor nuklir dan menjual saham NuGen.

KEPCO pernah bersaing sengit melawan perusahaan China untuk memenangkan tawaran tersebut. KEPCO memutuskan mengikuti proyek itu di tahun 2013, dan telah melakukan kontak dengan pemerintah dan kalangan industri PLTN di Inggris. Menurut KEPCO, pemilihan itu tidak berarti perusahaan telah mengamankan kemenangan final dalam proyek tersebut. Dikatakan, negosiasi eksklusif untuk ikut serta dalam proyek baru saja dimulai. Untuk itu, KEPCO dan Toshiba akan melakukan negosiasi selama beberapa bulan ke depan. Jika prosedur terkait berjalan lancar, KEPCO rencananya akan menandatangani kontrak untuk pengambilalihan saham Toshiba dalam paruh pertama tahun 2018.

PLTN yang akan diekspor ke Inggris diperkirakan adalah jenis reaktor nuklir bergaya Eropa, EU-APR yang berasal dari PLTN tipe Korea Selatan, ‘APR 1400’. Versi ‘APR 1400’ telah diekspor ke Uni Emirat Arab. EU-APR dirancang dari APR-1400, sesuai dengan standar keselamatan Eropa. Singkatnya jalan ekspor ke arah benua Eropa sudah terbuka.

Proyek ini didanai dengan biaya pembangunan oleh pebisnis, dan mengembalikan investasi melalui penjualan daya listrik, setelah rampung. Sehingga kemampuan penyediaan dana melalui pembentukan konsorsium diperkirakan akan menjadi faktor terakhir agar KEPCO memenangkan proyek tersebut.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
RSS Service
  • RSS Service
  • Anda dapat mengakses berita dan konten siaran terkini pada situs KBS World Radio.

<

3 / 4

>