Pemangkasan Tenaga Kerja dan Perpendekan Waktu Kerja Terjadi Akibat Dampak Kenaikan Upah Minimum

Dimuat: 2018-01-11

Title

Upah minimum sebesar 7.520 won per jam, naik 16,4% dibandingkan dengan tahun lalu mulai berlaku mulai tgl. 1 Januari. Akibatnya upaya untuk mengurangi biaya tenaga kerja yang melonjak tajam, semakin menyebar ke usaha kecil dan wiraswasta. Perguruan tinggi dan kawasan apartemen telah mengurangi jumlah penjaga (satpam) dan pembersih, dan menggantinya dengan pekerja paruh waktu. Para pekerja yang terdampak memprotes keras dan bahkan beberapa diantaranya mengajukan tuntutan ke pengadilan. Juga tempat bisnis kecil, seperti toko 24 jam dan pompa bensin mencoba mengurangi biaya tenaga kerja dengan memperpendek waktu kerja. Memang benar, upah minimum yang sudah meningkat dicoba ditangani dengan pengurangan waktu kerja. Nampaknya, pendapatan pekerja tidak meningkat dan waktu kerja pengusaha sendiri pun semakin panjang, dan hasilnya kedua pihak semuanya mengalami kerugian.

Dalam hal ini pemerintah rencananya memberikan bantuan untuk pengusaha kecil, sebaliknya menerapkan hukuman ketat atas tindakan ilegal terkait kenaikan upah minimum. Pertama, pemerintah secara agresif memperkenalkan dana stabilitas lapangan kerja dan pemangkasan premi asuransi sosial. Menurut pemerintah, bila sistem seperti itu dimanfaatkan, maka pengusaha bisa mengurangi beban atas kenaikan upah minimum. Misalnya, untuk dana stabilitas tempat kerja akan diberikan bantuan sebesar 130 ribu won per satu pekerja untuk pebisnis yang mematuhi upah minimum tersebut.

Disisi lain, instansi pemerintah terkait akan mengawasi secara ketat tindakan ilegal, seperti perpendekan waktu kerja dan pemecatan yang tidak adil. Untuk itu, Kementerian Perekrutan dan Ketenagakerjaan akan melakukan pemeriksaan intensif atas pematuhan upah minimum mulai tgl. 29 Januari, terhadap 5 ribu tempat dari 5 bisnis, antara lain kawasan apartemen, swalayan, toko 24 jam, pompa bensin dan restoran. Dalam konferensi pers pertama tahun ini pada tgl.10 Januari, Presiden Moon Jae-in telah mengungkapkan perlunya kenaikan upah minimum dan juga mewujudkan komitmennya secara berkelanjutan.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
청취자 만족도 조사 결과 -I
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Estalase Tentang Korea Utara
Layanan Lain
KBS World Radio Mobile
  • KBS World Radio Mobile
  • Aplikasi KBS World Radio Mobile ini melayani berita, berbagai program dan konten tentang Korea dalam 11 bahasa. Melalui aplikasi ini...

<

1 / 4

>