Korea Utara dan Amerika Serikat Saling "Serangan" di Konferensi Perlucutan Senjata Jenewa

Dimuat: 2018-02-07

Title

Korea Utara dan Amerika Serikat kembali saling melakukan serangan verbal mengenai masalah nuklir Korea Utara di Konferensi Perlucutan Senjata Jenewa hari Selasa (6/2/2018) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Duta Besar AS untuk Perlucutan Senjata, Robert Wood mengatakan bahwa hanya tinggal beberapa bulan hingga Korea Utara dapat menyerang AS dengan misil yang dipasangi hulu ledak nuklir. Dia menjelaskan isi utama dari laporan pemeriksaan kondisi nuklir dunia yang diumumkan oleh Kementerian Pertahanan AS pada tgl. 2 Februari lalu. Dia juga menegaskan bahwa China, Rusia, dan Korea Utara semakin meningkatkan porsi senjata nuklir di dalam strategi pertahanan negara masing-masing.

Perwakilan Korea Utara untuk Jenewa, Ju Yong-chol mengkritik AS dengan menuduh Washington merusak suasana perdamaian di Semenanjung Korea. Menurutnya, AS telah menempatkan senjata strategis di Semenanjung Korea guna melakukan serangan lebih dulu. Ju juga mengklaim bahwa AS sengaja mengangkat isu nuklir dan misil Korea Utara sebagai alasan untuk mendukung strategi hidung berdarah atau 'Bloody Nose.' Dia juga mengulang klaim Korea Utara bahwa senjata nuklir dikembangkan untuk melindungi diri sendiri, serta program nuklir adalah masalah antara Korea Utara dan AS.

Sementara, Duta Besar Wood mengatakan jika Korea Utara menginginkan perdamaian, maka negara itu harus menghentikan uji coba nuklir dan misil termasuk tindakan ancaman.

Walaupun Korea Selatan dan Korea Utara telah memasuki fase dialog, AS terus memberi tekanan kepada Korea Utara. Presiden Donald Trump menekankan ancaman nuklir sembari mengatakan Korea Utara adalah rezim kecam di dalam pidato kenegaraannya beberapa waktu lalu. Walaupun ada yang mengusulkan kemungkinan pertemuan antara Korea Utara dan AS di Pyeongchang, namun sikap AS tetap tegas. Wakil Presiden Mike Pence akan mengungkap 'sosok sebenarnya' Korea Utara di sela-sela pelaksanaan Olimpiade PyeongChang. Walaupun dia tidak membantah kemungkinan terjadi kontak antara Korea Utara dan AS, namun pesan AS yang berisi "Korea Utara harus menjadi bagian dari dunia internasional dengan membuang ambisi nuklir dan misil", tetap sama.

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Cetak ini
  • Daftar
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next
Internet Radio On-Air Window to KBS WORLD Radio Window to KOREA
KTT antar-Korea 2018
Estalase Tentang Korea Utara
청취자 만족도 조사 결과 -I
Pelajaran Bahasa Korea (Mobile)
Layanan Lain
RSS Service
  • RSS Service
  • Anda dapat mengakses berita dan konten siaran terkini pada situs KBS World Radio.

<

3 / 4

>