Penduduk usia produktif

Write: 2008-02-19

Asosiasi Keuangan Masyarakat Korea, KAPF dalam laporannya pada tanggal 18 Februari menyatakan bahwa ‘penduduk usia produktif secara rill’ dalam ekonomi Korea akan mulai berkurang pada tahun ini akibat menurunnya tingkat kelahiran dan meningkatnya jumlah populasi usia tua . Oleh karena itu, Korea harus mengubah struktur ekonominya untuk mengatasi masalah kekurangan jumlah usia produktif. KAPF juga menyatakan kalau tidak ada variabel lain, masalah peningkatan populasi usia tua akan menjadi salah satu faktor penting yang menghalangi pertumbuhan ekonomi nasional mulai dari tahun 2020.

Penduduk usia produktif

Penduduk usia produktif juga disebut sebagai ‘penduduk usia pekerja’. Berbeda dengan penduduk yang bisa melakukan kegiatan ekonomi , penduduk usia produktif berarti kelompok populasi dengan usia tertentu. Standar untuk mengukur usia penduduk produktif tersebut berbeda bagi setiap negara. Sebagian besar negara, usia paling muda adalah 14 -15 tahun saat mereka menyelesaikan wajib belajar dan kemudian dapat dipekerjakan. Di Korea, penduduk produktif didefinisikan sebagai penduduk yang berusia antara 15 dan 65 tahun.

Penduduk produktif dan penduduk yang bisa melakukan kegiatan ekonomi
Penduduk produktif penduduk berusia antara 15 dan 65 tahun
Penduduk yang bisa melakukan kegiatan ekonomi penduduk produktif – penduduk yang tidak bisa bekerja (orang yang sedang berada dalam wajib militer, orang di penjara dan sebagainya) – penduduk kegiatan ekonomi = penduduk pekerja + penganggur
Penduduk non-kegiatan ekonomi orang yang tidak mampu atau tidak berniat untuk bekerja(ibu rumah tangga, orang cacat dan lanjut usia dan lain- lain)

Penduduk usia produktif secara rill

Penduduk usia produktif secara rill berarti penduduk produktif yang pada umumnya masuk dalam kelompok telah bersiap bekerja atau bisa bekerja. Kelompok usianya antara15 dan 24 tahun. Di Korea penduduk pada usia ini jarang bekerja, karena mereka sebagian besar masih ada di sekolah atau dinas militer. Saat usianya 50 tahun lebih , mereka mulai pensiun, dan kalau mereka kehilangan pekerjaan maka akan sulit untuk memperoleh tempat kerja lagi dalam kegiatan produksi. Walaupun mereka mendapat pekerjaan, produktivitas mereka akan semakin menurun. Mempertimbangkan hal itu, orang berusia antara 25 dan 50 tahun secara rill bisa dikatakan ‘penduduk usia produktif’.

Prospek perubahan penduduk produktif(unit: seribu orang)
Tahun 2016 Setelah 2026 2050
Penduduk produktif 36.496 (mencapai puncak) Menurun 400.000 orang setiap 10 tahun 22.755

Prospek perubahan penduduk produktif secara rill(unit: seribu orang)
Tahun 2007 2020 2030 2040 2050
Penduduk produktif secara rill 20.825 18.395 15.763 13.149 10.295

Perubahan penduduk usia produktif dan ekonomi

Perubahan penduduk produktif seperti itu adalah akibat peningkatan jumlah populasi lanjut usia dan menurunnya tingkat kelahiran, dan perubahan penduduk dengan masalah tersebut akan menjadi faktor penting yang memberi pengaruh pada pertumbuhan ekonomi Korea. Usia tengah Korea adalah 34,8 tahun sampai tahun 2005, relatif masih rendah jika dibandingkan dengan 42.9 tahun (Jepang), 42.3 tahun (Italia), dan 36.1 tahun (AS), tetapi usia tengah Korea itu akan naik sampai ke 43,8 tahun pada 2010, dan melebihi 42 tahun, kemudian akan menjadi 56,7 tahun pada tahun 2050. Dengan demikian berarti Korea akan kehilangan vitalitas ekonomi dengan usia pekerja yang semakin tua.
Penduduk yang semakin tua sebenarnya menurunkan pertumbuhan ekonomi nasional . Sejak tahun 1998 saat penduduk usia tua menempati 6,6 persen dari total penduduk, pertumbuhan ekonomi mulai menurun. Peningkatan jumlah populasi usia lanjut itu akan semakin menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi akan tercatat minus dari mulai tahun 2020 saat rasio jumlah mereka melebihi 15 persen dari total penduduk Korea.

  • Facebook
  • Twitter
  • print
  • list
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next

Warning: include(../inc/inc_listen.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 7

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_listen.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 7

Warning: include(../inc/inc_rss.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 23

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_rss.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 23

Warning: include(../inc/inc_mobile_Apps.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 28

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_mobile_Apps.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 28

Warning: include(../inc/inc_right_search.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 32

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_right_search.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 32