Dokumen Kerajaan Joseon Yang Disimpan Di Dalam Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang

Write: 2010-02-09

Dikabarkan pemerintah Korea sedang memeriksa cara baik untuk memohon kepada pemerintah Jepang agar mereka mengembalikan dokumen kerajaan Joseon yang disimpan di Jepang ke Korea. Seorang pejabat pemerintah Korea menyatakan bahwa menurut hasil survei dari Badan Urusan Warisan Seni-Budaya Korea, diantara dokumen kerajaan Joseon yang disimpan di dalam Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, ada buku-buku istana, dan data-data yang digunakan saat memberikan pendidikan kepada raja, selain buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon. Ditambahkan pula, pemerintah Korea juga sedang mempertimbangkan cara untuk memohon kepada Jepang agar pihak Jepang mengembalikan dokumen kerajaan Joseon saat mengadakan pertemuan menteri luar negeri antara Korea dan Jepang di dalam pekan ini.


Dokumen Kerajaan Josen Yang Disimpan Di Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang

Imperial Household Agency atau Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang adalah departemen yang mengurusi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan istana. Oleh karena itu, jika Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang menyimpan dokumen kerajaan Josen, berarti istana Jepang memilikinya. Buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon dibawa keluar oleh pemerintahan gubernur jenderal ke Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang sebagai sumbangan pada tahun 1922 ketika Korea dijajah oleh Jepang. Selain 296 buah buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon yang terdiri dari 79 jenis, diantaranya, ada sananyak 38 jenis atau 375 buah yang merupakan buku istana dan 3 jenis atau 17 buah buku yang digunakan saat memberikan pendidikan kepada raja . Di dalamnya, ada data-data dari awal pendirian kerajaan Joseon menjelang tahun 1392, dan buku medis yang ditetapkan sebagai 'harta pusaka'. Buku-buku istana dan buku pendidikan raja adalah bahan sejarah dan warisan budaya yang sangat berharga seperti halnya buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon.


Warisan Budaya Korea Di Luar Negeri

Menurut hasil survei dari Badan Urusan Warisan Seni-Budaya Korea, warisan budaya Korea yang dibawa ke luar negeri secara ilegal tanpa pemberitahuan tercatat kira-kira 100 ribu buah. Sebagaimana kita ketahui Korea merupakan negara pertama yang menciptakan huruf cetak emas, kerajaan di Korea mementingkan kegiatan mencatat, sehingga ada banyak buku dan dokumen diantara warisan budaya yang dibawa keluar tanpa pemberitahuan ke luar negeri. Buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon berharga karena mencatat segala prosedur secara seksama tentang berbagai jenis acara dan upacara di dalam istana mulai persiapan hingga pelaksanaan. Selain itu, tidaklah berlebihan bila mengatakan bahwa teknologi membuat buku dengan mengumpulkan catatan, gambaran di dalamnya, sketsa dari kulit buku, dll merupakan karya seni. Buku catatan urusan negara dari kerajaan Joseon didaftarkan sebagai harta warisan catatan dunia oleh UNESCO. Dengan kata lain, buku atau catatan-catatan itu merupakan warisan budaya yang ingin dimiliki oleh siapa saja seperti halnya buku-buku di perpustakaan kerajaan di luar istana, Oegyujanggak atau buku-buku di Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Walaupun diungkapkan buku-buku serupa itu dibawa keluar tanpa pemberitahuan, namun sebenarnya tindakan itu adalah suatu 'perampasan'.


Perjanjian Tentang Pengembalian Warisan Budaya

Perjanjian tentang pengembalian warisan budaya menunjukkan 'perjanjian tentang kerjasama budaya dan warisan budaya' yang dibuat oleh Korea dan Jepang tahun 1965. Pejabat pemerintah Korea mengatakan bahwa perjanjian itu membuat pengembalian catatan urusan negara dari kerajaan Joseon yang disimpan di Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang menjadi rumit dari segi hukum, sehingga pihak pemerintah mempertimbangkan cara baik untuk menangani masalah warisan budaya Korea di Jepang. Perjanjian tersebut menetapkan pengembalian warisan budaya yang dibawa oleh Jepang ke Korea, namun warisan budaya yang dimiliki oleh pribadi atau perorangan disumbangkan secara sukarela. Sesuai dengan isi perjanjian tersebut, sebanyak 1432 buah warisan budaya yang dimiliki oleh Jepang secara umum dikembalikan ke Korea tahun 1966 lalu, dan setelah itu, hanya sejumlah warisan budaya yang dimiliki oleh pribadi dikembalikan ke Korea. Catatan urusan negara dari kerajaan Joseon atau buku-buku istana dapat dikatakan sebagai aset budaya seperti ensiklopedia di seluruh bidang meliputi politik, ekonomi, sosial, dan budaya karena dapat mengetahui budaya yang lebih teliti pada waktu itu meliputi gaya pakaian, masakan, dsb. Tersebarluasnya data-data serupa itu di seluruh daerah di dunia sama dengan kegiatan menaburkan kertas-kertas buku di mana-mana setelah menyobek sebuah buku. Jadi, negara-negara yang menyimpang peninggalan budaya Korea termasuk buku atau catatan sebaiknya harus segera mengembalikannya.

  • Facebook
  • Twitter
  • print
  • list
  • Top
prev  prev  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next

Warning: include(../inc/inc_listen.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 7

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_listen.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 7

Warning: include(../inc/inc_rss.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 23

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_rss.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 23

Warning: include(../inc/inc_mobile_Apps.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 28

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_mobile_Apps.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 28

Warning: include(../inc/inc_right_search.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 32

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../inc/inc_right_search.php' for inclusion (include_path='.:/user/web/php3/lib/php') in /user/docs/kbs/indonesian/inc/right_section_newsissue.htm on line 32