Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Layanan Pensiun Nasional Korea Selatan menerapkan Stewadship Code

#Isu Bisnis l 2018-08-06

Dunia Bisnis

ⓒ KBS

Layanan Pensiun Nasional atau NPS Korea Selatan memutuskan untuk mengadopsi stewardship code atau kode penatagunaan. NPS mengelola 635 triliun won sebagai dana utama banyak pensiunan di Korea Selatan. Pada tgl.30 Juli, Komisi Manajemen NPS memutuskan untuk secara aktif menggunakan haknya sebagai pemegang saham dari perusahaan yang telah diinvestasikan. 


Kode penatagunaan adalah pedoman tentang hak-hak pemegang saham dalam pengelolaan perusahaan yang mereka miliki. Sekitar 20 negara termasuk Inggris, Belanda, Kanada, Italia dan Jepang mengadopsi versi kode penatagunaan mereka sendiri. Layanan Pensiun Nasional, NPS di Korea juga telah memutuskan untuk memperluas hak pemegang saham secara bertahap dan berpartisipasi dalam pengelolaan perusahaaan dengan cara terbatas, ketika dianggap perlu. 


NPS adalah dana pensiun terbesar ketiga di dunia. Pihaknya memegang saham lebih dari 5% di sekitar 300 perusahaan yang terdaftar. NPS telah mendapat kritikan karena bersifat lembek dalam melaksanakan hak pemegang saham, sebagai pemegang saham utama di banyak perusahaan. Bahkan ketika nilai merek Korean Air anjlok tajam atas serangkaian tuduhan yang melibatkan keluarga pemiliknya, NPS benar-benar tidak menggunakan hak pemegang sahamnya, meski tercatat sebagai investor terbesar kedua di perusahaan. Oleh karena itu, jika stewardship code diterapkan, situasinya akan berbeda. NPS akan fokus pada kegiatan pemegang saham terkait pembayaran dividen untuk paruh kedua tahun ini. Namun mulai tahun depan, NPS akan memperluas cakupan hak pemegang sahamnya dan menangani masalah yang merusak nilai-nilai perusahaan. Mulai tahun 2020, NPS akan mengambil langkah terhadap perusahaan yang bermasalah. NPS akan memiliki suara yang lebih besar dalam menajemen perusahaan dan pembayaran dividen oleh perusahaan-perusahaan lokal yang terdaftar diharapkan akan meningkat.

Pilihan Editor