Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pompeo berkunjung ke Korea Utara, bertemu Kim Jong-un pada tgl. 7 Oktober

#Fokus Sepekan l 2018-10-04

Selangkah Satu Korea

ⓒ YONHAP News

Perundingan denuklirisasi antara AS dan Korea Utara sepertinya kembali pada jalurnya. Kementerian Luar Negeri AS mengatakan pada tgl.2 Oktober bahwa menteri luar negeri Mike Pompeo akan melakukan perjalanan ke Korea utara pada tgl.7 Oktober, untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Perhatian tertuju pada hasil kunjungan keempat Pompeo ke Pyongyang mendatang, Berikutnya, keterangan dari profesor Kim Yong-hyun dari jurusan studi Korea Utara, Universitas Dongguk. 


Kunjungan Pompeo ke Pyongyang ditentukan setelah konfrontasi panjang, sehingga ada yang berspekulasi bahwa AS dan Korea Utara telah membuat beberapa syarat yang menguntungkan untuk dialog melalui negosiasi dibalik layar. Yang menjadi pusat perhatian adalah pernyataan pihak Korea Utara pada tanggal 2 Oktober yang mengatakan bahwa pihaknya tidak berharap untuk deklarasi berakhirnya perang jika AS tidak menginginkannya dan deklarasi berakhirnya perang tidak boleh digunakan sebagai tawar-menawar untuk denuklirisasi.


Tampaknya Korea Utara sedang terlibat dalam perang urat saraf dengan AS, menjelang kunjungan Pompeo ke Pyongyang. Seluruh perhatian tertuju pada apakah pertemuan Kim dan Pompeo kali ini akan menetapkan waktu dan tempat untuk KTT kedua AS dan Korea utara, dan apakah kedua negara akan membahas langkah denuklirisasi dan deklarasi berakhirnya perang. AS dan Korea Utara telah berselisih sejauh ini, dengan yang menyerukan deklarasi berakhirnya perang dan pengurangan sanksi, sementara Korea Utara harus mengambil langkah denuklirsasi praktis terlebih dahulu. Tetapi mengenai perjalanan Pompeo ke Korea Utara, AS menggambarkan bahwa perundingan denuklirisasi sedang berjalan ke arah yang benar. 


Ini menunjukkan bahwa kedua negara mungkin telah mendekati kesepakatan dengan cara tertentu pada denuklirisasi dan langkah-langkah yang sesuai. Dan jika tanggal dan tempat untuk pertemuan kedua AS dan Korea Utara ditetapkan, itu akan menjadi titik balik yang penting untuk membangun rezim perdamaian di Semenanjung Korea yang bebas nuklir. 

Pilihan Editor