Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Presiden Moon bertolak dari Ceko menuju Argentina untuk menghadiri KTT G20

#Ulasan Hari Ini l 2018-11-29

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Presiden Moon Jae-in yang baru menyelesaikan perjalanannya ke Ceko, bersiap untuk melakukan kegiatan diplomatik multilateral lainnya, seperti KTT G20 dan pertemuan puncak dengan AS. Perjalanan Moon kali ini memiliki tujuan utama meningkatkan dukungan internasional atas denuklirsasi Korea Utara dan visi Korea Selatan untuk membangun negara inklusif. Pada KTT G-20 yang akan dimulai hari Jumat (20/11/18) Presiden Moon akan memperkenalkan visi pemerintah Seoul yang mengusung ide negara toleransi dan inovatif. Pertemuan Moon dengan para pemimpin Argentina, Belanda, dan Afrika Selatan juga dijadwalkan akan berlangusng di sela-sela KTT tersebut.


Khususnya KTT Korea Selatan dan AS mendapat sorotan hangat karena  berlangsung di tengah dialog AS dan Korea Utara yang sedang mengalami kebutuan. Pertemuan puncak ke-2 antara AS dan Korea Utara telah tertunda sampai awal tahun depan, namun jadwal pertemuan tersebut belum dapat dipastikan. Pertemuan antara menteri luar negeri AS Mike Pompeo dan mitranya dari Korea Utara Kim Yong-chol juga gagal untuk dilaksanakan, sehingga ada spekulasi bahwa perundingan tingkat kerja bilateral juga telah dibatalkan. Dalam situasi ini, perhatian ditujukan kepada apakah Moon dan Trump mampu mengeluarkan konsesi bersama. Dalam skenario terbaik, kedua pemimpin harus membuat konsesi yang dapat saling dipahami oleh AS dan Korea Utara. Meskipun demikian, hal itu diperkirakan tidak akan mudah untuk dicapai. AS tetap bersikeras melakukan denuklirsasi dan kemudian meringankan sanksi pada Korea Utara. Sebaliknya Pyongyang secara tegas mengatakan pihaknya telah mengambil beberapa tindakan praktis menuju denuklirsasi, sehingga sanksi harus dilonggarkan.


AS telah menyetujui pengcualian sanksi Korea Utara dalam kegiatan pemeriksaan gabungan kereta api antar-Korea. Ini dianggap sebagai sinyal positif kepada Korea Utara. Dengan demikian, jika presiden Moon berhasil membuat alasan untuk melanjutkan dialog denuklirisasi, situasinya akan menjadi baik. Kemudian apabila Trump mengambil langkah dialog yang lebih maju, Korea Utara dapat kembali didorong untuk datang ke meja perundingan. Dalam situasi serupa, kunjungan balasan pemimpin Kim Jong-un ke Korea Selatan mungkin juga dapat dicapai pada tahun ini. Oleh karena itu, KTT G20 dapat menjadi titik balik penting dalam perkembangan diplomatik Semenanjung Korea.

Pilihan Editor