Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pemerintah Mengumumkan Kebijakan Sosial Baru

#Ulasan Hari Ini l 2018-12-07

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Peta jalan kebijakan untuk menghadapi angka kelahiran rendah dan penuaan usia penduduk menunjukkan perubahaan yang fokus pada peningkatan kualitas kehidupan. Pemerintah menunjukkan visi baru mengenai kebahagaan bagi seluruh generasi, yaitu meskipun mereka memilih untuk menikah dan melahirkan anak, kualitas kehidupan selanjutnya tidak akan berubah. Peningkatan persamaan hak gender juga menurunkan beban pada kelahiran dan pengasuhan anak.


Pemerintah meningkatkan dukungan melalui tempat kerja yang stabil dan perumahan kepada kalangan muda agar mereka mampu menikah tanpa harus menanggung beban kekhawatiran. Pemerintah juga akan mereformasi sistem sosial sesuai perubahaan penduduk dalam menghadapi komunitas dengan penduduk usia tua.


Perubahaan paradigma kebijakan pemerintah terfokus pada peningkatan kualitas kehidupan berdasarkan hasil survei pandangan masyarakat. Pemerintah melakukan suvei pada bulan Oktober lalu kepada seribu orang masyarakat mulai usia 16 hingga 69 tahun mengenai kelahiran rendah dan penuaan usia penduduk. Menurut hasilnya, 93 persen warga masyarakat setuju untuk mengubah kebijakan yang mengarah pada peningakatan kualitas kehidupan dengan dorongan kelahiran anak. Untuk itu, masyarakat menginginkan keseimbangan antara kehidupan sehari-hari dan kerja, serta perbaikan kondisi perumahan.


Lebih dari 80 persen respoden menyatakan kondisi kelahiran dan pengasuhan anak belum tersedia akibat harga rumah yang tinggi, kekurangan fasilitas pengasuhan anak dan terputusnya jenjang karir wanita. Oleh karena itu pemerintah memfokuskan kebijakan yang menyediakan kondisi dasar dibanding hanya mendorong kebijakan kelahiran. Dengan kata lain, melalui perbaikan kondisi kehidupan, pemerintah mengarahkan masyarakat untuk menikah dan melahirkan anak.

Pilihan Editor