Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Kelas Bintang Jasa Yu Gwan-sun Harus Dinaikkan

#Ulasan Hari Ini l 2019-02-05

Warta Berita

ⓒ KBS News

Pahlawan Yu Gwan-sun yang dianggap sebagai lambang Gerakan Kemerdekaan 1 Maret, menyambut genap 100 tahun pada tahun ini. Gerakan Kemerdekaan 1 Maret adalah demonstrasi tanpa kekerasan yang terjadi untuk memprotes penjajahan oleh imperialisme Jepang. Gerakan tersebut juga menjadi gerakan kemerdekaan skala besar yang terjadi untuk pertama kali di negara yang dijajah setelah Perang Dunia Pertama. Gerakan Kemerdekaan 1 Maret, terjadi pada tgl.1 Maret tahun 1919 di enam kota dan mulai menyebar ke seluruh daerah di Korea selama beberapa bulan. Para hadirin yang lebih dahulu mendeklarasikan kemerdekaan, kemudian meneriakkan kemerdekaan dengan membawa bendera nasional Korea Taegeukki secara damai. Isi deklarasi kemerdekaan dibuat oleh 33 orang wakil bangsa Korea. 


Pada waktu itu, pihak Jepang menindas para demonstran secara brutal. Menurut data statistik Jepang, 7 ribu orang lebih meninggal dunia akibat penindasan oleh Jepang selama 3 bulan setelah Gerakan Kemerdekaan 1 Maret. Jepang menahan para demonstran, pahlawan kemerdekaan, dll, serta menyiksa dan mengeksekusi mereka. Gereja dan sekolah yang menjadi tempat berkumpul para demonstran juga dibakar. 


Pahlawan Yu Gwan-sun yang lahir pada tahun 1902 belajar di Akademi Ihwa. Dia mengambil bagian secara aktif dalam Gerakan Kemerdekaan 1 Maret bersama rekan-rekannya, dan memimpin gerakan itu di kampung halamannya. Saat demonstrasi di pasar Aunae yang dipimpin Yu pada tgl.1 April, 19 orang termasuk orang tua Yu Gwan-sun meninggal dunia. Yu Gwan-sun yang ditangkap diberi hukuman penjara selama 3 tahun, namun di dalam ruang penjara, dia terus menggelar gerakan kemerdekaan. Akibatnya, dia disiksa dengan keras, dan akhirnya gugur demi negara pada tgl.28 September tahun 1920 lalu saat dia berusia 18 tahun. 


Bintang jasa yang diberikan kepada pahlawan kemerdekaan dibagi menjadi lima kelas. Bintang jasa sebelumnya bagi Yu adalah kelas tiga, namun kelas tersebut dirasa tidak sesuai dengan jasa dan simbolisme Yu Gwan-sun. Oleh karena itu, banyak pihak yang menuntut kenaikkan kelas bintang jasa dari pahlawan Yu Gwan-sun.

Pilihan Editor