Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

“Desa Tepi Laut” oleh Oh Yeongsu

#Sudut Sastra Korea l 2019-02-12

Sudut Sastra Korea


Sekilas isi Sudut Sastra Korea hari ini:


“Desa Tepi Pantai,” adalah karya penulis Oh Yeongsu yang terbit di tahun 1953 setelah Perang Korea usai. Berlatar sebuah desa yang terletak di tepi pantai, cerpen ini mengisahkan tentang hidup seorang janda muda berusia 23 tahun bernama Haesun.



Suara kereta terdengar, terbawa oleh angin jauh dari barat. Deru ombak Laut Timur menghempas tembok bebatuan di desa tepi pantai yang kecil itu. 

Tembok itu disusun dengan berbagai bentuk bebatuan dan dilapisi kulit tiram disana-sini. Mungkin sekitar dua-puluhan rumah beratap jerami menyerupai caping yang telah lusuh, berkumpul disana. 

Tidak berbeda dengan desa tepi pantai lainnya, para istri nelayan disini mengumpulkan kerang atau rumput laut saat air laut surut, dan bercocok tanam di ladang saat air pasang. Jika ada sesuatu yang membuat desa ini berbeda, mungkin adalah banyaknya janda yang tinggal disini.


서(西)로 멀리 기차 소리를 바람결에 들으며,

어쩌면 동해 파도가 돌각담 밑을 찰싹대는

H라는 조그만 갯마을이 있다.


더께더께 굴딱지가 붙은 모 없는 돌로 담을 쌓고,

낡은 삿갓 모양 옹기종기 엎딘 초가가 스무 집 될까 말까?


고기잡이 아낙네들은 썰물이면

조개나 해조를 캐고,

밀물이면 채마밭이나 매는 것으로

여느 갯마을이나 별다름 없다.

다르다고 하면 이 마을에는 유독 과부가 많은 것이라고나 할까?



Suatu malam di awal musim panas, terdengar suara gong yang keras dan seisi desa itu pun mulai gaduh. Bunyi gong itu datang dari jala ikan teri, yang menandakan bahwa sekumpulan ikan telah datang.



Haesun dan ibu Suki berlari melewati gundukan pasir menuju jala ikan.

Taaarik, taaarik. Warga sahut-menyahut, tali pun mengencang dan jala mulai terangkat. Haesun dan ibu Suki mencari tempat kosong dan turut menarik tali itu. Semakin jala itu mendekat, semakin cepat para warga menyahut. Tarik, tarik, tarik. Tanpa disadari, kini ikan-ikan teri itu menggelepar di atas pasir. 

Tiba-tiba seseorang meletakkan tangan kasarnya di atas punggung tangan Haesun. Namun, genggaman tangan kasar itu terlalu kuat dan Haesun terpaksa membiarkannya saja. 

Ikan-ikan itu berkilau putih meggelepar di atas pasir. Para wanita pun sibuk mengumpulkan ikan-ikan tersebut. Kini pekerjaan mereka akhirnya selesai.


해순이와 숙이 엄마는 물기슭 모래톱으로 해서

후리막으로 달려갔다.


-데에야 데야. 이켠과 저켠에서 이렇게 서로 주고 받으면

로프는 팽팽해지면서 지그시 당겨온다.


그물이 가까워올수록 데해라 데야는 박자가 빨라진다.

이때쯤은 벌써 멸치가 모래톱에 헤뜩헤뜩 뛰어오른다.


이 때 해순이 손등을 덮어 쥐는 억센 손이 있었다.

줄과 함께 검잡힌 손은 해순이 힘으로는 어쩔 수 없었다. 


멸치가 모래 위에 하얗게 뛴다.

아낙네들은 뛰어오른 멸치들을 주워담기에 바쁘다.




Penulis Oh Yeongsu:

1911 -     lahir di Olsu, Propinsi Gyeongsang Selatan

1953 -     cerpen “Desa Tepi Pantai” terbit dalam edisi bulan Desember selebaran sastra     Munye.

1955 -     meraih Penghargaan Perhimpunan Sastrawan Korea ke-1

1960 -    meraih Penghargaan Sastra Liberal ASEAN

Pilihan Editor