Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Dua Tahun Pelaksanaan Kebijakan Kesehatan 'Moon Jae-in Care'

#Isu Sepekan l 2019-07-06

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Kebijakan kesehatan yang disebut 'Moon Jae-in Care' telah berlangsung selama dua tahun. Kebijakan untuk meningkatkan jaminan asuransi kesehatan itu telah memberikan pengurangan biaya medis senilai 2,2 triliun won bagi masyarakat selama dua tahun.


'Moon Jae-in Care' merupakan kebijakan kesehatan dan kesejahteraan yang diumumkan pada Agustus 2017 oleh pemerintah Korsel dengan selogan 'negara tanpa kekhawatiran mengenai biaya medis'. Dengan kebijakan tersebut, pilihan biaya medis dihapus, ruang pasien rawat kelas tinggi dikenakan asuransi, dan pemeriksaan USG dan MRI juga turut disertakan asuransi.


Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korsel menyatakan sebanyak 36 juta pasien pertahun mendapat pengurangan biaya medis dan beban biaya medis dari pasien penderita penyakit berat berkurang hingga seperempat. Dengan demikian, biaya medis rumah tangga tercatat 2,2 triliun won selama dua tahun hingga bulan Mei tahun ini. Terutama pasien kanker mendapat keuntungan terbesar dari kebijakan 'Moon Jae-in Care'. Biaya pemeriksaan MRI menjadi 180 ribu won mulai Oktober tahun lalu dari yang sebelumnya sebesar 660 ribu won. Selain itu, harga 421 jenis obat kanker dan penyakit langka menjadi lebih terjangkau akibat jaminan asuransi dan kaum berpenghasilan rendah dikembalikan sebagian biaya medisnya jika mengeluarkan lebih dari 10% dari pendapatan tahunan mereka.


Kementerian tersebut menyatakan pihaknya akan memperbanyak kemudahan asuransi kesehatan berdasarkan prestasi kebijakan kesehatan selama dua tahun ini.


Akan tetapi, ada pula efek sampingnya. iuran asuransi naik dan defisit badan asuransi kesehatan nasional melebihi 3 triliun won pada tahun ini. Terkait dengan hal tersebut, kementerian terkait menyatakan iuran asuransi tidak akan dinaikkan lebih dari 3,2%, yang merupakan kenaikan rata-rata selama 10 tahun terakhir dan juga mempertahankan seluruh modalnya di kisaran 10 triliun won hingga tahun 2022.

Pilihan Editor