Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

silicon collar

#Istilah Ekonomi Minggu Ini l 2019-08-05

Dunia Bisnis

© Getty Images Bank

Belakangan ini, kalangan yang disebut sebagai 'silicon collar' mendapat banyak sorotan. ‘Silicon collar’ berarti tenaga kerja berkemampuan tinggi dari sisi kreativitas dan pengoperasian komputer. Istilah ‘silicon collar’ muncul pertama kali dalam buku berjudul 'The End of Work' yang dibuat oleh ilmuwan ekonomi AS, Jeremy Rifkin pada tahun 1995 lalu. 


‘Silicon collar’ di buku tersebut berarti tenaga kerja mesin di abad ke-21 yang menggantikan status buruh 'blue collar' dan status pegawai kantor 'white collar'. Memang, ‘silicon collar’ bukan hanya sebutan untuk komputer atau mesin, melainkan menjadi sebutan bagi golongan pekerja manusia yang menangani teknologi informasi dan telekomunikasi tercanggih. 


‘Silicon collar’ yang memiliki kreativitas dan ide luar biasa, mempunyai kelebihan dalam menggunakan komputer dengan lancar dan berpikir secara kreatif. ‘Silicon collar’ bangkit kembali sesuai dengan perkembangan industri keempat. Jika perusahaan memanfaatkan ‘silicon collar’ dengan bijaksana, mereka dapat memiliki daya saing untuk sukses di masa depan.

Pilihan Editor