Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Festival Film Internasional Busan 2019

#Isu Sepekan l 2019-10-12

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Festival Film Internasional Busan (BIFF) ke-24 yang dibuka pada tanggal 3 Oktober telah berlangsung dengan lancar. Menyambut 100 tahun perfilman Korea, BIFF menyediakan acara ‘sejarah 100 tahun perfilman Korea’ dan ‘10 film Korea Terpilih’.


Film dari Kazakhstan berjudul 'The Horse Thieves. Roads of Time' diputar sebagai karya pembuka BIFF tahun ini. Selain itu, sebanyak 303 karya dari 85 negara diundang di BIFF untuk menyambut 100 tahun perfilman Korea. Semua film ini diputar pada 40 layar di 6 bioskop di seluruh kota Busan.


Acara ‘Asia Film Market’ yang berlangsung dalam BIFF tahun ini membuat ‘Asia Contents Awards’ untuk menganugrahi drama televisi Asia, untuk pertama kalinya di tahun ini. Dengan demikian, BIFF memperluas ruang lingkupnya ke drama, dari yang sebelumnya terbatas di film dan video. Oleh karena itu, jumlah peserta ‘Asia Film Market’ mencapai 200 perusahaan dari 34 negara dan 86 stan.


Selain itu, acara Forum BIFF mengadakan sesi yang menyoroti 100 tahun perfilman Korea, kecenderungan film Asia Selatan dan Tenggara, teknologi, industri dan kebijakan film, dan sebagainya.

 

BIFF pertama kali diadakan pada tanggal 13 September 1996 dan respons positif para penggemar film membuat daerah Nampo-dong, pusat bioskop di Busan menjadi alun-alun BIFF dan kemudian BIFF menjadi festival umum. Karena itu, daerah Nampo-dong disebut sebagai tempat awal mula BIFF.


Kemudian, pusat film dipindah ke daerah Haeundae dengan kehadiran bioskop Megabox dan CGV Centum City. Kini, Busan Cinema Center yang dibangun pada tahun 2011 menjadi pusat BIFF.


Pada BIFF pertama, sebanyak 174 film dari 30 negara diputar dan ditonton oleh 170 ribu orang dalam satu minggu. Meskipun ada konflik dengan karya yang diputar pada tahun 2014, tapi BIFF terus bertumbuh hingga mempertahankan kedudukannya sebagai festival film internasional.


BIFF tahun ini memiliki makna besar karena diadakan sembari menyambut 100 tahun perfilman Korea. Meskipun badai topan melanda Busan, suasana festival film ini tetap bergairah. Namun, yang disayangkan adalah absennya tokoh-tokoh film yang terkenal. Misalnya, Sutradara Bong Jun-ho untuk film ‘Parasite’, tidak dapat hadir karena urusannya di Amerika Serikat. Satu hal yang menjadi isu lain adalah kurangnya jumlah karya film yang terkenal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya meskipun respons penonton tetap besar. Meskipun demikian, BIFF tetap memperlihatkan perkembangannya pada tahun ini.

Pilihan Editor