Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pendidikan Bahasa Asing di Korea Utara

#Mengenal Korea Utara l 2019-10-31

Selangkah Satu Korea

© KBS

Selama Korea Utara mempererat hubungan dengan Uni Soviet di masa lalu, bahasa Rusia menjadi pilihan pertama dalam pendidikan bahasa asing pada siswa. Pada tahun 1964, Korea Utara bahkan lebih memperkuat pendidikan bahasa asing, dengan mengajarkan bahasa Rusia dan bahasa Inggris di SMP dan SMA, dan juga mendorong mahasiswa untuk menguasai setidaknya dua bahasa asing sebelum mereka lulus dari universitas. 


Setelah Pemimpin Kim Jong-un berkuasa, Korea Utara melakukan reformasi di bidang pendidikan dan menetapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib. Universitas di Korea Utara secara umum, membiarkan siswa belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing pertama dan memilih bahasa asing kedua di antara bahasa China, Rusia dan Jepang. Sebagian besar siswa memilih bahasa China. Belakangan ini, bahasa Inggris dan China adalah dua bahasa asing yang paling populer di Korea Utara. Bahasa China sering kali menjadi bahasa pilihan yang perlu dipelajari, karena hubungan ekonomi yang erat antara kedua sekutu komunis. Tampaknya pasar pendidikan swasta untuk bahasa asing sedang booming di negara komunis ini. Karena keterampilan bahasa asing berkaitan langsung dengan masa depan seseorang, maka demam pendidikan bahasa asing mungkin akan tetap berlanjut di Korea Utara. 


Korea Utara mengarah pada upayanya untuk menjadi seperti negara-negara lain, terlepas dari yang status sebelumnya sebagai negara miskin yang tidak lazim. Sebagai bagian dari upaya itu, negara ini memperkuat pendidikan bahasa asing.

Pilihan Editor