Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Korea Selatan Pertimbangkan Tur Individu ke Korea Utara

2020-01-16

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Isu tur pribadi ke Korea Utara tampaknya merupakan agenda yang paling disoroti dalam perjalanan Ketua Juru Runding Perdamaian Semenanjung Korea di Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Lee Do-hoon ke Amerika Serikat (AS) akhir-akhir ini. Tur perorangan ke Korea Utara sebelumnya telah dilontarkan oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dalam pidato tahun barunya pada tanggal 14 Januari lalu. Presiden Moon memilih kerja sama di wilayah perbatasan dan perjalanan individu sebagai proyek yang dimungkinkan di bawah sanksi internasional terhadap Korea Utara. Gagasan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah Seoul berkomitmen untuk memperbaiki hubungan antar-Korea, terlepas dari dialog antara Korea Utara dan AS. Terlebih lagi, pemerintah Korea Selatan menganggap bahwa peningkatan hubungan antar-Korea akan membantu mendorong dialog antar Korea Utara dan AS.


Pemerintah Korea Selatan mempertimbangkan tur individu bagi anggota keluarga antar-Korea yang terpisahkan, sebagai proyek dengan prioritas utama dari gagasan kerja sama antar-Korea. Seorang pejabat pemerintah Seoul mengungkapkan bahwa masalah reuni anggota keluarga terpisah tengah dibicarakan untuk menggairahkan tur perorangan, seperti ajang mengunjungi kampung halaman di Korea Utara dengan melewati negara yang ketiga yang akan dilakukan dalam bentuk tur perorangan. Dalam hal ini, pemerintah Korea Selatan dilaporkan akan membuat langkah-langkah untuk memberikan dukungan dana terkait. Belakangan ini, sebagian besar anggota keluarga terpisah antar-Korea melakukan reuni atau bertukar salam secara individual di China. Kenyataannya, proyek reuni anggota keluarga terpisah antar-Korea yang biasanya diadakan secara berkelompok tidak terlaksana dengan baik. Namun untuk reuni secara individu pun, hanya beberapa yang mungkin melaksanakannya karena tidak sedikit biaya yang dibutuhkan.


Jika pemerintah Korea Selatan memberikan bantuan untuk merevitalisasi proyek itu, maka ke depannya diharapkan akan muncul berbagai dampak posisif. Pertama-tama, akan lebih banyak anggota keluarga terpisah yang berpeluang untuk melakukan reuni secara individu daripada reuni berkelompok. Proyek ini bahkan mampu berkembang menjadi perjalanan perorangan, termasuk tur ke Gunung Geumgangsan. Diharapkan pula bahwa upaya tersebut mungkin membuka jalan baru demi pertukaran dan kerja sama antar-Korea. Pemerintah Korea Selatan mengambil keputusan yang dilandasi pada tur pribadi itu terlepas dari sanksi internasional terhadap Korea Utara. Reuni anggota keluarga terpisah adalah tugas kemanusiaan yang mendesak. Bahkan di tengah berlanjutnya sanksi terhadap Korea Utara, sebagian besar negara mengizinkan perjalanan perorangan ke negara komunis itu dan pembayaran biaya terkait. Dengan demikian tidak sepatutnya untuk hanya melarang Korea Selatan secara ketat dalam melakukan perjalanan individu tersebut.


Demikian pula pemerintah Seoul kini tengah meninjau untuk menyederhanakan prosedur persetujuan untuk kunjungan ke Korea Utara terhadap tur perorangan melalui negara ketiga, jika keselamatan individu dapat dijamin. Artinya apabila Korea Utara memberikan visa resmi, maka pemerintah Korea Selatan memandangnya sebagai langkah jaminan keselamatan individu dan mengeluarkan persetujuan untuk melakukan kunjungan ke Korea Utara. Untuk saat ini, kunjungan ke Korea Utara dengan melewati negara ketiga, dimungkinkan hanya dengan undangan dan visa yang dikeluarkan oleh otoritas Korea Utara.


Tur individu ke Korea Utara memang tidak mudah untuk diwujudkan dan efektivitasnya pun dipertanyakan. Pihak AS dilaporkan memahaminya secara prinsip, namun ada juga pandangan yang negatif. Pihak Kementerian Luar Negeri AS mengutarakan bahwa fokusnya berada pada koordinasi yang erat untuk menangani masalah Korea Utara dengan tanggapan bersama. Hingga saat ini, pihak Korea Utara belum pernah mengizinkan perjalanan pribadi bagi warga Korea Selatan dan tampaknya juga acuh tak acuh dalam upaya untuk meningkatkan hubungan antar-Korea.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >