Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Desas-desus tentang Kesehatan Kim Jong-un

#Isu Sepekan l 2020-05-09

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Desas-desus tentang kesehatan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un akhirnya lenyap setelah Kim menghadiri upacara peresmian pabrik pupuk pada tanggal 1 Mei lalu.


Kabar angin tersebut tersebar karena Kim tidak kunjung menampilkan dirinya selama 20 hari sejak tanggal 11 April, yang bahkan berkembang menjadi kabar bahwa ia terkena penyakit yang parah, kecelakaan, hingga meninggal dunia.


Desas-desus tersebut cukup diyakini oleh banyak orang karena Kim Jong-un tidak hadir dalam acara ziarah ke pemakaman kakeknya, Kim Il-sung, pada tanggal 15 April lalu. Absensi Kim Jong-un pada ziarah itu merupakan kali pertama setelah ia naik takhta menjadi pemimpin Korea Utara. Kepemimpinan Kim Jong-un yang diakui oleh masyarakat Korea Utara berakar pada kekuasaan absolut almarhum Kim Il-sung. Saat pertama kali muncul di hadapan publik setelah menjadi pemimpin negara, penampilan Kim Jong-un baik gaya rambut maupun pakaiannya, sama persis dengan kakeknya.


Berita tentang Kim Jong-un yang jatuh sakit itu pertama kali diudarakan oleh Daily NK, yang merupakan surat kabar daring yang fokus pada isu-isu Korea Utara. Media ini mengutip saluran berita dalam negeri Korea Utara, bahwa Kim Jong-un tengah dirawat setelah menjalani operasi kardiovaskular pada tanggal 12 April lalu. Berita Daily NK pada awalnya tidak menarik perhatian, namun baru menyorot perhatian dunia dengan cepat setelah CNN memberitakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah memerhatikan informasi tentang kesehatan Kim Jong-un yang telah melakukan operasi.


Sementara itu, pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang tidak lazim, namun kabar tentang kesehatan pemimpin Korea Utara semakin menarik perhatian. Ditambah dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tentang kondisi Kim Jong-un yang tidak jelas, semakin memicu keingintahuan banyak orang. Para pakar Korea Utara termasuk politikus terkenal AS dan anggota parlemen Korea Selatan yang adalah pembelot Korea Utara sangat menyakini bahwa Kim Jong-un tengah dalam kondisi sakit. Dengan demikian, Kim Jong-un diyakini telah meninggal dunia hingga disebut-sebut bahwa Kim Yo-jong, adik perempuan Kim Jong-un yang akan menjadi penerus Kim Jong-un.


Akan tetapi, Kim Jong-un tampil pada upacara peresmian pabrik pupuk di Sunchon, provinsi Pyongan Selatan pada tanggal 1 Mei dan memadamkan desas-desus tentang kesehatannya tersebut.


Serangkaian kejadian terkait kabar tersebut membuat sejumlah media massa dan tokoh dikritik karena telah menyebarkan kabar angin selain mengingatkan kembali sifat rezim Korea Utara yang tertutup.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >