Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

OECD Turunkan Prediksi Rasio Pertumbuhan Ekonomi Korsel ke –1,1%

#Isu Bisnis l 2020-12-07

Dunia Bisnis

ⓒ YONHAP News

Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation Development, OECD) menurunkan prediksi rasio pertumbuhan ekonomi Korea Selatan ke -1,1 persen dari yang sebelumnya diprediksi -1 persen pada bulan September lalu. Hal tersebut merupakan dampak dari gelombang ketiga COVID-19 terhadap kondisi ekonomi.


Rasio pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang diprediksi oleh OECD merupakan yang tertinggi di antara 37 negara anggota OECD. OECD menyatakan bahwa Korea Selatan adalah negara yang mengalami penurunan PDB paling sedikit di antara negara anggota OECD pada tahun ini karena langkah pencegahan COVID-19 yang efektif. OECD memperkirakan rasio pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada tahun depan di kisaran 2,8 persen.


Walaupun pemulihannya lamban, OECD menurunkan rasio pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun depan ke angka 4,2 persen akibat kondisi COVID-19 di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. OECD memperkirakan bahwa hanya lima negara meliputi Korea Selatan, Norwegia, Turki, Lithuania, dan Swedia yang akan memulihkan kondisi produk domestik bruto (PDB) di level yang sama kondisi sebelum pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan di tengah pandemi COVID-19 ini dinilai bermakna. 


Namun, ada kritik bahwa pandangan optimis mengenai kondisi ekonomi harus terus diawasi. Kenaikan rasio pertumbuhan pada kuartal ketiga ditafsirkan sebagai efek sementara yang diakibatkan dari efek basis yang terburuk di kuartal kedua, langkah stimulus pemerintah, dan lainnya. Selain itu, ekonomi dunia dan Korea Selatan masih memiliki unsur ketidakstabilan pada saat ini. 


OECD menyatakan dalam laporan prediksi ekonominya kali ini bahwa ada harapan masa depan yang cerah untuk pertama kalinya. Walaupun muncul krisis akibat penyebaran kembali COVID-19 di berbagai belahan dunia, namun distribusi vaksin dan obat bisa mendorong pemulihan ekonomi dunia. Pemerintah Korea Selatan harus mempertimbangkan berbagai langkah untuk mendukung rasio pertumbuhan ekonomi yang mulai pulih sedikit demi sedikit. 

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >