Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Pajak Warisan dan Donasi Besar Keluarga Mendiang Pemilik Samsung

#Isu Sepekan l 2021-05-01

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Keluarga mendiang Ketua Grup Samsung Lee Kun-hee menyampaikan kepada publik pada hari Rabu (28/04) perihal pajak warisan dan rencana donasi sebagian harta peninggalan Lee.


Jumlah pajak warisan yang akan dibayarkan oleh keluarga almahum Lee Kun-hee mencapai 12 triliun won dan merupakan nilai serupa terbesar di dunia hingga saat ini. Angka itu 3-4 kali lipat dari jumlah total pendapatan pemerintah Korea Selatan dari pajak warisan tahun lalu.


Aset almarhum dari saham perusahaan diperkirakan sebesar 18 triliun 963 miliar 300 juta won, maka pajak warisan yang harus ditanggung mencapai 11,04 triliun won. Sisa dari 12 triliun yang dikatakan harus dibayarkan tersebut adalah pajak dari warisan lain seperti real estat dan karya seni. Jumlah pajak warisan itu melebihi 10 kali lipat dari jumlah pajak warisan yang pernah ada di dalam negeri Korea Selatan. Pewaris dari almarhum pemilik perusahaan LG yang meninggal pada bulan November 2018 lalu menanggung pajak sebesar 921,5 miliar won.


Selain pajak warisan tersebut, keluarga almarhum pemilik Samsung menyatakan berencana mendonasikan beberapa aset milik almarhum kepada publik. Disebutkan bahwa sebesar 1 triliun won akan digunakan untuk membangun rumah sakit dan institut khusus untuk penyakit menular dan membantu anak-anak penderita kanker dan penyakit langka.


Bersama dengan itu, sebanyak 20 ribu karya seni milik almarhum juga akan didonasikan ke beberapa museum nasional. Koleksi karya seni almarhum itu termasuk lukisan oleh seniman terkenal era Joseon dan awal masa modern Korea, serta karya-karya seniman terkenal dunia. Koleksi ini saja dikatakan dapat memenuhi satu museum. Menurut praktisi di dunia seni lukis, koleksi Almarhum Lee Kun-hee bernilai lebih dari 10 triliun won.


Sehubungan dengan itu, topik mengenai permohonan amnesti bagi Lee Jae-yong, anak almarhum yang sedang ditahan di penjara, juga kini sedang menjadi perhatian. Para pelaku ekonomi dalam negeri Korea Selatan terus meminta pemberian amnesti. Dan beberapa pihak berpandangan bahwa pengumuman rencana donasi tersebut dilakukan agar Lee dapat menerima amnesti tersebut.


Namun, pihak Samsung menyatakan donasi tersebut berdasarkan niat almarhum semasa hidupnya dan rencana pemberian berbagai donasi kepada masyarakat akan terus dijalankan.


Kantor Kepresidenan dan Kementerian Kehakiman Korea Selatan pun menanggapi bahwa agenda mengenai pemberian amnesti untuk Lee belum pernah dipertimbangkan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >