Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Survei Permintaan Perjalanan Wisata ke Korea Selatan

#Isu Sepekan l 2022-04-30

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata bersama Organisasi Pariwisata Korea melakukan survei terhadap 30 ribu warga asing berusia 15 tahun ke atas di 21 negara secara online. Survei itu dilakukan sebanyak dua kali pada tahun lalu, yaitu pada bulan Juli dan Desember, untuk mengetahui potensi permintaan dan tren kunjungan ke Korea Selatan di pasar pariwisata global yang telah mengalami perubahan sejak pandemi COVID-19. 


Menurut hasil survei, 4 dari 10 responden berharap dapat berkunjung ke Korea Selatan dalam 3 tahun ke depan. Dilihat berdasarkan usia responden, sebesar 58,6 persen reposnden berusia 20-an tahun dan 68 persen dari responden berusia 30-an tahun ingin berkunjung ke Korea Selatan. Terlebih lagi, 10 persen dari total responden menjawab Korea Selatan adalah negara yang paling dahulu ingin dikunjungi. 


Berdasarkan negara asal responden, paling banyak berasal dari Vietnam, yakni 28,2 persen, disusul oleh Filipina dengan 18 persen, Jepang sebesar 15,4 persen, dan Indonesia dengan 15,3 persen.

  

Perhatian akan budaya Korea Selatan, terutama 'K-konten' menjadi unsur utama yang menarik perhatian para responden untuk berkunjung ke Korea Selatan. Sebesar 15,1 persen responden mengatakan ingin mengunjungi Korea Selatan karena banyaknya pengalaman budaya yang dapat dirasakan sendiri.


Pihak penyelenggara survei mengatakan bahwa survei tersebut merupakan percobaan pertama untuk mengetahui potensi permintaan untuk perjalanan wisata ke Korea Selatan di 21 negara dan dapat digunakan untuk memperkirakan kemungkinan pemulihan pariwisata Korea Selatan pasca COVID-19.


Sementara itu, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata telah menyatakan pihaknya akan mendukung penuh sektor pariwisata dalam mempersiapkan perjalanan bagi warga asing ke Korea Selatan. Kementerian juga memperkirakan jumlah wisatawan asing ke Korea Selatan akan meningkat seiring penambahan jumlah penerbangan internasional pada bulan Mei, selain berkat langkah pembebasan kewajiban karantina bagi warga asing yang telah mendapatkan vaksinasi dosis penuh sejak April.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >