Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Korsel Tingkatkan Pencegahan Terkait Penyebaran Virus Corona Baru

#Isu Sepekan l 2020-01-25

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Penyakit paru-paru akibat virus corona jenis baru telah dikonfirmasi dapat menular antar-manusia dan diperluas ke seluruh dunia. China meningkatkan penanggulangannya setara dengan kasus SARS tahun 2003 lalu.


Penyakit paru-paru tersebut bermula di kota Wuhan, China, khususnya pasar ikan Wuhan yang menyembelih dan menjual hewan liar selain ikan. Oleh karena itu, virus korona baru dari hewan liar dicurigai menular ke manusia. Terinfeksinya puluhan dokter dan perawat mengonfirmasi kemungkinan infeksi antara manusia dan virus itu merajalela dengan cepat ke seluruh wilayah China.


Sumber terbaru menyatakan per hari Jumat kemarin bahwa China telah mengonfirmasi lebih dari 800 kasus dan 26 orang di antaranya meninggal dunia. Dibandingkan sehari sebelumnya, jumlah pasien melonjak dengan cepat. Hal itu membuat China maupun negara-negara lain cemas karena bertepatan dengan liburan hari raya tahun baru imlek saat ratusan juta penduduk melakukan mudik atau berjalan-jalan ke luar negeri. Oleh sebab itu, setiap negara sibuk menyiapkan langkah penanggulangannya dengan memperketat proses karantina di bandara dan mengembangkan vaksin.


Hingga hari Jumat kemarin, Korea Selatan telah mengonfirmasi dua orang yang terjangkit oleh virus tersebut. Seorang wanita dari China dan seorang pria Korea Selatan yang sebelumnya mengunjungi Wuhan dikonfirmasi positif terkena virus tersebut ketika tiba di Korea Selatan.


Otoritas China tidak dengan aktif menangani virus tersebut pada tahap awalnya, malah dirasa berusaha untuk menyembunyikan. Sebuah tim dari Inggris bersikeras bahwa angka pasien yang terjangkit virus corona baru itu telah mencapai 2.000 orang dalam kenyataannya.


Walaupun memperketat proses karantina di bandara, sulit untuk menemukan orang yang terjangkit virus corona jenis baru tersebut karena gejalanya tidak jelas dan juga virus itu tidak ditemukan dalam masa inkubasinya. Oleh sebab itu, diperlukan kolaborasi antara masyarakat daerah maupun masyarakat internasional dalam menangani virus yang membahayakan tersebut.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >