Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pasar Semikonduktor yang Berubah Drastis

#Isu Bisnis l 2020-09-21

Dunia Bisnis

ⓒ YONHAP News

Sebuah kesepakatan besar telah terjadi di pasar semikonduktor global. Nvidia mengumumkan bahwa pihaknya telah resmi mengakuisisi perusahaan pembuat semikonduktor chipset, ARM. Transaksi itu berskala besar karena nilainya mencapai 40 miliar dolar Amerika dan penggabungan dua perusahaan itu akan menjadikan Nvidia sebagai “pemain besar” di bidang semikonduktor. Muncul kekhawatiran bahwa ARM yang selama ini netral dari sisi politik, kini berada di tangan AS, sehingga dapat digunakan sebagai “senjata” di tengah konflik antara AS dan China. 


ARM adalah perusahaan yang berbasis di Inggris dan didirikan pada tahun 1990 lalu. ARM merancang teknologi utama untuk semikonduktor dan menerima royalti atas teknologinya. Hingga saat ini, ARM menyuguhkan teknologi mereka kepada perusahaan perancang atau produksi semikonduktor di dunia tanpa diskriminasi. Namun, muncul berbagai kekhawatiran atas merger dan akuisisi kali ini karena Nvidia yang adalah pesaing utama Apple dan Qualcomm, menjadi pemilik baru ARM. Selain itu, Nvidia juga merupakan perusahaan AS yang tengah berkonflik dengan China. Perusahaan semikonduktor di Korea Selatan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix juga tengah memerhatikan proses akuisisi ARM oleh Nvidia dengan cermat. Ada analisis bahwa Samsung tidak mempunyai risiko yang tinggi karena ARM tjdak diakuisisi oleh pesaing utama seperti Apple dan Nvidia mempunyai hubungan kerja sama dengan Samsung di bidang produksi GPU tipe baru. Namun, Nvidia berencana melebarkan sektor bisnisnya di seluruh pasar mobile selain GPU, sehingga ada kemungkinan bahwa keduanya akan menjadi pesaing terkuat di masa depan. 


Pasar semikonduktor global mengalami perubahan drastis. Akibat diberlakukannya sanksi AS terhadap Huawei, harga Dram cenderung menurun dan muncul analisis bahwa harganya pada kuartal keempat tahun ini akan menurun maksimal 18%. Apabila prediksi tersebut menjadi nyata, Samsung Electronics dan SK Hynix akan kesulitan untuk memperbaiki kinerja mereka pada semester kedua dan ekspor Korea Selatan juga akan terpengaruh. 


Ada pandangan bahwa kasus di pasar semikonduktor dipengaruhi oleh bidang politik. Sanksi AS terhadap Huawei berhubungan dengan konflik antara AS dan China. Akuisisi ARM oleh Nvidia juga menimbulkan kontroversi politik. Korea Selatan dipaksa oleh negara kuat untuk mengambil keputusan tertentu, sehingga diperlukan sikap yang lebih tegas agar situasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang baik.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >