Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Moon Jae-in Dua Tahun Terakhir

#Isu Bisnis l 2019-05-13

Dunia Bisnis

© YONHAP News

Presiden Moon Jae-in menyambut genap dua tahun pelantikannya sebagai Presiden pada tanggal 10 Mei lalu. Evaluasi terhadap pemerintahan Moon Jae-in selama dua tahun terasa positif dari sisi suasana perdamaian. Namun dari segi perekonominan terkait kehidupan masyarakat terasa negatif. Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi yang semakin memburuk cukup tinggi, dan kinerja ekonomi juga sangat berbeda dengan ekspektasi awalnya. Akibat kemerosotan ekspor dan investasi, rasio pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun ini menunjukkan pertumbuhan minus. 


Kebijakan ekonomi pemerintahan Moon Jae-in yang disebut 'J-nomics' berarti pertumbuhan yang didominasi oleh peningkatan pendapatan. Menurut rencana pemerintah, pihaknya berniat untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga melalui peningkatan pendapatan rumah tangga masyarakat, agar bermanfaat dalam meningkatkan perekrutan tenaga kerja dan investasi dari perusahaan. Namun, pada kenyataannya indikator ekonomi berbeda dengan arah kebijakan pemerintah. 


Dalam menjalankan kebijakan pertumbuhan yang didominasi oleh peningkatan pendapatan, apabila pendapatan rumah tangga meningkat, kegiatan konsumsi rumah tangga juga turut meningkat. Namun, biaya yang dikeluarkan perusahaan juga turut meningkat. Dengan kata lain, sirkulasi baik dalam kebijakan tersebut dapat direalisasikan ketika peningkatan pendapatan lebih besar daripada kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh penurunan profitabilitas perusahaan. 


Tampaknya pemerintahan Moon Jae-in mengubah arah kebijakan untuk pertumbuhan inovasi. Selama dua tahun terakhir, pemerintah melakukan inovasi yang berani dengan mengeluarkan berbagai kebijakan di bawah target untuk membesarkan industri baru melalui deregulasi dan penciptaan lapangan kerja. Pada tahun ini memasuki tahun pemerintahan Moon yang ketiga, pemerintah berupaya keras untuk meningkatkan investasi swasta sembari menyempurnakan kebijakan pertumbuhan inovasi. Namun, untuk memulihkan kondisi ekonomi yang merosot, diperlukan kebijakan yang lebih berani. 


Untuk mengaktifkan kondisi ekonomi yang merosot, pemerintah harus mendorong kegiatan perusahaan, dan aktif mengadakan anggaran belanja negara tambahan dengan jumlah besar. Pemerintah Korsel akan menyediakan langkah pemulihan ekonomi dan visi kebijakan ekonomi pada bulan depan. Pemerintah Korsel perlu memantau kembali kebijakan selama dua tahun terakhir, dan menyediakan kebijakan yang terasa realistis.

Pilihan Editor