Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Korean Price

#Istilah Ekonomi Minggu Ini l 2019-05-20

Dunia Bisnis

© Getty Images Bank

Merek kopi 'blue bottle' yang digemari oleh penggemar kopi karena pilihan biji kopi sangrai khusus telah masuk ke Korea Selatan. Karena gengsinya yang dijuluki sebagai 'Apple' di dunia perusahaan kopi, banyak orang yang rela menunggu antrian panjang di depan kafe 'blue bottle'. Namun, ada kontroversi terkait 'korean price' di dalam prosesnya. 


‘Korean price’ adalah kritikan terhadap perusahaan global yang menetapkan harga produk dengan harga yang lebih mahal di pasar Korea Selatan. Pada kenyataannya, minuman yang mewakili 'blue bottle', yaitu 'New Orleans' dihargai 5800 won, dan harga ini lebih mahal sebesar 700 won dibandingkan di Amerika yang dihargai 4,35 dolar Amerika, dan 200 won dibandingkan di Jepang dengan harga 540 yen.


Pegawai blue bottle mengatakan harga di Korea Selatan dan AS hampir sama ketika pajak ikut dihitung. Namun, kontroversi terkait 'korean price' telah berlangsung sejak lama.


Harga produk impor meliputi barang mewah, mobil, perabot, produk khusus anak-anak, dan lainnya, biasanya ditetapkan dengan harga yang lebih mahal di Korea Selatan. Pada dasarnya, masyarakat Korea Selatan mempunyai kecenderungan menggemari barang mewah. Walaupun harga barang mewah naik, konsumsi warga Korea Selatan tidak mereda, sehingga perusahaan global menjualnya secara sembarangan. 


Perusahaan global mengetahui bahwa meskipun harga barang mewah naik, konsumsi masyarakat Korea Selatan tidak akan mereda sehingga mereka kerap kali memainkan harga. Perusahaan global ini kerap kali memanfaatkan keunggulan posisi mereka untuk merusak moral... Tentunya mereka tidak boleh membalas kasih sayang konsumen terhadap produk dengan cara penjualan yang tidak bertanggung jawab seperti itu. 

Pilihan Editor