Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Virus Corona Jenis Baru Dikhawatirkan Guncang Ekonomi Korsel

#Isu Bisnis l 2020-02-03

Dunia Bisnis

© YONHAP News

Pada tanggal 30 Januari waktu setempat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan keadaan darurat kesehatan internasional terhadap wabah penyakit virus corona jenis baru. Virus corona jenis baru yang bermula dari Wuhan, China diperkirakan tidak hanya akan menular kepada manusia tapi juga akan menyerang ekonomi. Ketua Bank Sentral AS, Jerome Powell menaruh keprihatinan pada tanggal 29 Januari waktu setempat bahwa kasus kali ini bisa memberikan pengaruh buruk baik kepada China maupun ekonomi dunia. Sebuah harian di Hong Kong juga melaporkan dengan mengutip perkiraan dari lembaga penelitian ekonomi Inggris bahwa rasio pertumbuhan ekonomi China tidak akan mencapai 5% pada tahuh ini. 


Biro perjalanan utama di Korea Selatan telah membatalkan seluruh pesanan perjalanan ke China pada pekan lalu. Akibat penyebaran cepat virus corona jenis baru, maskapai penerbangan utama di dunia menghentikan penerbangan ke China. Maskapai penerbangan Korea Selatan menghentikan atau mengurangi jalur penerbangan ke China untuk sementara waktu, sehingga kinerja di dunia maskapai penerbangan pada tahun ini diperkirakan tidak akan pulih. Jika virus corona jenis baru lebih cepat menyebar daripada saat ini, pengaruhnya terhadap kondisi ekonomi Korea Selatan menjadi lebih serius daripada saat mewabahnya SARS atau MERS. 


Kini yang menjadi masalah lebih serius adalah penyebaran virus corona jenis baru yang sangat cepat. Kecepatan penyebaran virus corona jenis baru yang dapat menular di masa inkubasinya lebih cepat daripada SARS, sehingga guncangan ekonomi dianalisis hampir sama atau lebih tinggi daripada SARS. Pemerintah Korea Selatan menunjukkan sikap berhati-hati atas kemerosotan sentimen ekonomi akibat kasus kali ini, dan juga berupaya untuk menyediakan langkah lanjutan. 


Jika kasus virus corona jenis baru mereda pada bulan April atau Mei mendatang, rasio pertumbuhan ekonomi Korea Selatan mengalami penurunan sebesar 0,15% poin, dan jika kasus itu berlanjut sampai bulan Agustus mendatang, rasio pertumbuhan ekonomi tahunan Korea Selatan kemungkinan akan turun sebesar 0,2% poin. Yang penting adalah meredakan kekhawatiran saat ini. Pemerintah Korea Selatan harus meminimalkan pengaruh yang diprihatinkan dengan menstabilkan pasar keuangan dan mencegah penyebaran pengaruhnya terhadap kondisi ekonomi rill.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >