Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Analisis Pasar Ekspor yang Berpotensi di Era Pasca COVID-19

#Isu Bisnis l 2020-06-01

Dunia Bisnis

ⓒ Getty Images Bank

Nilai ekspor Korea Selatan mulai tanggal 1-20 Mei mengalami penurunan sebesar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kerugian yang diakibatkan COVID-19 menjadi kenyataan, sehingga jalan keluar untuk mengatasi krisis COVID-19 sangat dibutuhkan. Sebagai kata kunci untuk pasar ekspor yang berpotensi di era pasca COVID-19, kata “HOUSE” diusulkan. 


Lima jenis pasar, yaitu Health care yang merupakan perawatan kesehatan yang terdiri dari pengobatan penyakit, pencegahan, dan pengontrolan kesehatan, Online, Untact yang tidak membutuhkan pertemuan antara konsumen dan pekerja, Smart infrastructure yang menangani kota yang lebih efektif melalui penggabungan antara infrastruktur fisik yang sudah ada dengan infrastruktur digital, Economy at home tengah menjadi booming. Setelah COVID-19 mereda, pasar-pasar tersebut harus ditargetkan secara aktif. Namun, jenis produk yang potensial bisa berbeda-beda sesuai dengan kondisi pasar ekspor, sehingga pendekatan tiap daerah juga sangat penting. 


China mempercepat investasi pada infrastruktur baru untuk menyediakan landasan revolusi industri keempat dan memulihkan kondisi ekonomi. Perhatian terhadap layanan telemedis juga turut meningkat akibat COVID-19. Di China yang menerapkan layanan telemedis sejak tahun 2014 lalu, pangsa pasarnya diperkirakan akan mencapai 94,8 miliar yuan pada tahun 2025 mendatang. Diperkirakan bahwa industri layanan tanpa tatap muka dan perawatan kesehatan akan mengalami pertumbuhan di Jepang. Di pasar Eropa, produk dapur, produk yang memungkinkan kegiatan masak di rumah, hingga produk hewan peliharaan sangat berpotensi. Produk medis, kebersihan pribadi, peralatan teknologi informasi pribadi berpotensi di India, serta infrastruktur transportasi dan peralatan pembangunan sangat berpotensi di Timur Tengah. Bukan hanya Korea Selatan yang memerhatikan pasar-pasar tersebut untuk menghadapi era pasca COVID-19, sehingga Korea Selatan harus menyediakan strategi. 


Akibat guncangan COVID-19, reorganisasi industri global akan terjadi. Revolusi industri keempat dipercepat, dan upaya masing-masing negara yang mencari jalan keluar pertumbuhan di industri baru akan menghadirkan perubahan besar. Korea Selatan juga harus menghadapi era pasca COVID-19 dengan persiapan saksama.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >