Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Ketua Baru Hyundai Motor Group, Chung Eui-sun

#Isu Bisnis l 2020-10-19

Dunia Bisnis

ⓒ YONHAP News

Hyundai Motor Group resmi mengganti ketuanya setelah 20 tahun dan pelantikan Chung Eui-sun telah resmi membuka “Era Chung Eui-sun”. Dengan demikian, ketua dari perusahaan utama Korea Selatan yang berada di urutan pertama hingga keempat berusia 40-50-an tahun, antara lain Wakil Ketua Samsung Electronics, Lee Jae-yong, Ketua SK Group, Choi Tae-won, dan Ketua LG Group, Koo Kwang-mo. Tidak hanya harapan untuk perubahan yang inovatif, kemampuan pengelolaan ketua-ketua yang muda tersebut juga tengah diuji. 


Dalam waktu 20 tahun setelah mantan Ketua Chung Mong-koo memimpin Hyundai Motor Group, “Era MK” resmi berakhir. Chung Eui-sun yang diangkat menjadi ketua baru tersebut mendeklarasikan bahwa dirinya akan mentransformasi perusahaan mobil Hyundai Motor Group sebagai perusahaan layanan mobilitas pintar. Tugas yang ditinggalkan adalah menerima ekuitas yang dimiliki Chung Mong-koo. Untuk menjaga hak pengelolaan secara stabil, penyusunan kembali struktur kepemipinan sangat dibutuhkan. Namun, proses itu diperkirakan tidak akan berjalan dengan lancar akibat protes dari pemegang saham dan situasi internal perusahaan seperti kinerja yang kurang memadai akibat COVID-19 dan kontroversi terkait keselamatan mobil listrik. 


Walaupun penerus generasi ketiga dan keempat dari perusahaan besar Korea Selatan mulai mengelola perusahaan, namun kondisi ekonomi saat ini tidaklah mudah akibat konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China, konflik antara Korea Selatan dan Jepang, dan pandemi COVID-19. Namun, gaya pengelola generasi muda yang berbeda dengan generasi sebelumnya cukup menarik perhatian.


Walaupun ada banyak harapan terhadap pengelola muda dari sisi kepemimpinan atau inovasi, namun juga ada kekhawatiran terkait transfer pengelolaan perusahaan. Namun, budaya tersebut harus diperbaiki sebagai kekuatan tersendiri. Melalui komunikasi aktif dan pergaulan antar pengelola muda, mereka dapat bersatu untuk mengembangkan daya gerak pertumbuhan ekonomi Korea Selatan. 


Banyak pihak yang memerhatikan apakah pemimpin muda perusahaan Korea Selatan dapat mengatasi pandangan negatif dan membuktikan kemampuan pengelolaannya di tengah situasi ekonomi yang tidak stabil akibat COVID-19 dan berbagai unsur lainnya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >