Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Budaya

Bunga Azalea / Lagu Yeongbyeongga / Bunga Azalea

#Citra Musik Korea l 2017-03-08

Citra Musik Korea

Bunga Azalea / Lagu Yeongbyeongga / Bunga Azalea
Bunga Azalea
Sukakah Anda akan puisi? Apabila suka, adakah puisi yang Anda hafal? Walaupun kurang suka atau tidak begitu tertarik akan puisi, ada puisi yang pasti dihafalkan oleh warga Korea Selatan, yaitu Bunga Azalea dari penyair Kim So-wol. Puisi itu menempati urutan puncak dalam pemilihan puisi yang paling dicintai warga Korea Selatan, disusul oleh puisi dari Yun Dong-ju ‘Foreword’ .

Ketika kamu meninggalkanku karena tidak mau melihatku
Aku membuatmu pergi tanpa berkata-kata

Bunga azalea yang mekar di Yaksan, Yeongbyeon
Aku akan menaburinya di jalan-jalan yang engkau tapaki

Tolong pergi dengan menginjakkan kaki di atas bunga-bunga yang diletakkan di depan kakimu

Ketika kamu meninggalkanku karena tidak mau melihatku
Aku tidak akan meneteskan air mata


Puisi pendek yang dibuat tanpa kata-kata sulit seperti ini terus menggema di hati banyak orang.

Lagu Yeongbyeongga
Puisi ‘Bunga Azalea’ dari Kim So-wol dijadikan inspirasi musik oleh banyak penggubah lagu. Puisi itu mendapat apresiasi tinggi sebagai lagu perpisahan setara dengan lagu era Goryeo, Gasiri dan lagu Arirang. Puisi itu juga termuat di dalam satu-satunya buku puisi Kim So-wol ‘Bunga Azalea.’ Puisi itu dipublikasikan pertama kali di dalam majalah sastra ‘Gaebyeok’ pada tahun 1922. Ada bagian yang berbunyi ‘bunga azalea yang mekar di Yaksan, Yeongbyeon.’ Yeongbyeon adalah nama wilayah di Provinsi Pyeongan Utara, Korea Utara, sementara Yaksan adalah nama gunung di daerah itu. Yaksan diberi nama demikian karena ada banyak tanaman obat dan air yang bermanfaat bagi kesehatan. Menurut orang, gunung Yaksan itu sangat curam dan sulit untuk didaki, namun gunung itu memiliki pemandangan yang luar biasa. Khususnya menjelang musim semi, ketika bunga Azalea menutupi seluruh area, gunung itu pun seakan-akan diselimuti lautan api. Di antara lagu dari Provinsi Pyeongando dan Hwanghaedo, ada satu lagu yang menceritakan pemandangan itu.

Bunga Azalea
Walaupun tidak menyebutkan bunga Azalea secara langsung, namun orang-orang yang mengenal bunga Azalea di gunung itu, pasti memahami emosi perpisahan dalam lagu itu. Orang yang menghidupkan emosi lagu itu secara modern tiada lain adalah penyair Kim So-wol. Empat buku syair Kim So-wol edisi pertama telah ditetapkan sebagai warisan budaya pendaftaran. Namun, satu di antaranya ditampilkan di acara lelang pada tahun 2015 lalu. Harga lelang pertama adalah 90 juta won, dan harga lelang terakhirnya adalah 135 juta won. Hal ini menunjukkan betapa tingginya cinta kasih terhadap Kim So-wol dan puisinya. Selain itu, bunga Azalea juga bermanfaat untuk menghilangkan rasa lapar anak-anak.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >