Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Budaya

Daechwita / Taepyeongso Neungge / Kalau Kamu Berdansa, Aku Juga Turut Berdansa

#Citra Musik Korea l 2017-06-14

Citra Musik Korea

Daechwita / Taepyeongso Neungge / Kalau Kamu Berdansa, Aku Juga Turut Berdansa
DaechwitaDaechwita adalah musik yang dimainkan saat raja keluar dari istana atau saat pasukan bergerak. Karenanya, musik Daechwita bisa disebut sebagai musik parade. Kata 'Chwita' berarti meniupkan dengan mulut atau memukul, maka itu berarti musik yang dimainkan dengan alat musik tiup dan alat musik pukul. Ketika memainkan musik sambil berparade, alat musik petik seperti Gayageum atau Geomungo sulit dimainkan. Karenanya, alat musik tiup atau pukul yang banyak digunakan. Biasanya 'Chwita' memiliki berbagai jenis, dan diantaranya 'Daechwita' berarti musik yang mewakili 'Cwhita.' Alat musik tiup yang digunakan dalam musik 'Daechwita' adalah Nagak yang dibuat dari rumah keong besar, dan Nagak yang berbentuk slompret. Nagak mengeluarkan satu jenis suara, maka jika dimainkan bersama alat musik tiup Taepyeongso, musik Daechwita baru menjadi musik yang megah dan mewah.

Taepyeongso NeunggeBiasanya alat musik tiup tradisional Korea dibuat dari bambu. Tubuh Taepyeongso dibuat dengan pohon jujube atau pohon dedalu setelah mengosongkan isi dalamnya dan kemudian memasukkan 'Seo' yang dibuat dengan memotong alang-alang dengan tipis ke dalamnya untuk mengeluarkan bunyi. Di ujung tubuh Taepyeongo, dipasang alat 'Dongpallang' yang berbentuk tudung yang dibuat dari logam agar mengeluarkan suara hingga terdengar dari jauh. Suaranya terasa berani dan kuat, sehingga dimainkan di acara musik terbuka di luar. Salah satu musik istana yang resmi dan penting, yaitu Jongmyojeryeak terbagi menjadi dua, yaitu bagian 'Botaepyeong' yang memperingati nilai akademik raja, dan 'Jeongdaeup' yang memperingati nilai militer. Ketika memainkan Jeongdaeup, Taepyeongso menambahkan nuansa yang kuat dan megah. Taepyeong dari Taepyeongso berarti 'perdamaian,' maka keinginan yang mendoakan dunia yang damai terkandung dalam irama Taepyeongso. Di dalam musik petani 'Nongak,' Taepyeongso berperan penting, dan irama 'Neungge' adalah irama yang mewakili permainan Taepyeongso.

Kalau Kamu Berdansa, Aku Juga Turut BerdansaTaepyeongso memiliki berbagai jenis nama. Hojeok berarti alat musik tiup yang disampaikan dari Mongolia. Taepyeongso juga disebut sebagai 'Soinap.' Nama 'Soinap' langsung diambil dari nama alat musik di Persia 'Serena,' 'Shanai' di India, dan 'Sona' di Cina, dan kemudian diekspresikan dengan gaya Korea. Selain itu, Taepyeongso juga disebut sebagai 'Nalrari' karena nuansa musik tersendiri. Taepyeongso masuk dari Mongolia pada akhir kerajaan Goryeo, namun sebenarnya alat itu dibuat untuk pertama kali di wilayah Asia Barat. Alat itu kemudian disebarluaskan ke seluruh dunia melalui jalur sutera. Di India, musik yang meyerupai Taepyeongso dimainkan di upacara pemakaman. Walaupun negara berbeda, namun peran alat musik hampir sama jika struktur atau nuansa suaranya hampir mirip. Barangkali, musik di India juga mengandung keinginan agar orang yang meninggal dunia menjadi tenang di dunia lain seperti makna nama alat musik Taepyeongso.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >