Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Kumpulan Isu

Peringkat Daya Saing Global Korsel Naik Lima Tingkat untuk Tahun 2020

#Isu Sepekan l 2020-06-20

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan pada tanggal 16 Juni memberitahukan bahwa daya saing global Korea Selatan menempati urutan ke-23 dari antara 63 negara, dalam survei tahunan Peringkat Daya Saing Dunia tahun 2020 yang dirilis oleh International Institute for Management Development (IMD) yang berbasis di Swiss. Dibandingkan tahun lalu, peringkat Korea Selatan naik lima tingkat.


Peningkatan peringkat Korea Selatan tersebut merupakan yang tertinggi sejak tahun 2000 dan merupakan prestasi kedua setelah sempat berada di peringkat ke-22 pada tahun 2011-2013 lalu. Di antara tujuh negara yang disebut “Klub 30-50” atau negara dengan pendapatan per kapita mencapai 30.000 dolar AS dan populasi mencapai 50 juta orang, Korea Selatan berada di peringkat keempat, setelah Amerika Serikat (AS), Jerman dan Inggris.


Peringkat tersebut ditentukan dengan menilai 235 hal dalam 20 bagian di empat kategori, yakni kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi perusahaan, dan infrastruktur.


Dari empat kategori itu, Korea Selatan berada di peringkat ke-27 untuk kinerja ekonomi, sama seperti tahun lalu. Sementara untuk tiga kategori lainnya, Korea Selatan mengalami peningkatan. Untuk kategori efisiensi pemerintah, peringkatnya naik dari yang sebelumnya peringkat ke-31 menjadi peringkat ke-28. Hal ini dikarenakan Korea Selatan mendapat nilai yang baik dalam kondisi sistematis, peraturan terkait perusahaan, dan kondisi sosial. Namun, di bagian keuangan dan kebijakan perpajakan, peringkat Korea Selatan mengalami penurunan.


Untuk kategori efisiensi perusahaan, posisi Korea Selatan naik dari peringkat ke-34 menjadi peringkat ke-28. Menurut IMD, tidak ada perubahan dalam produktifitas dan pasar perbankan, tetapi bagian pasar tenaga kerja, kegiatan pengelolaan, dan lainnya meningkat dengan tajam. Terutama untuk bagian tingkat penanggulangan masyarakat dan pemulihan perusahaan, posisi Korea Selatan naik lebih dari 10 peringkat.


Untuk kategori infrastruktur, posisi Korea Selatan berada di peringkat ke-16, dari yang sebelumnya berada di peringkat ke-20. Kecuali infrastruktur ilmu pengetahuan, seluruh infrastruktur di bagian lain mengalami peningkatan. Peningkatan di bidang dukungan teknologi ventura dari pihak umum dan swasta sangat menonjol, yang semula di peringkat ke-41 menjadi peringkat ke-29.


Survei daya saing negara tahun ini berlangsung pada bulan Februari hingga April di tengah pandemi COVID-19, sehingga kemampuan penanggulangan COVID-19 juga turut diperhitungkan. Meski peringkat negara kuat seperti Amerika Serikat dan Jepang turun, namun peringkat Korea Selatan naik lima tingkat. Hal itu menunjukkan bahwa Korea Selatan dapat mengatasi dampak dari COVID-19. Namun, kini yang dikhawatirkan adalah prestasi ekonomi Korea Selatan yang tidak kunjung membaik sehingga diperlukan keselarasan antara kebijakan pemerintah dan kegiatan perusahaan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >