Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Kumpulan Isu

Prospek Ekonomi Korsel Membaik Secara Signifikan

#Isu Sepekan l 2020-10-31

Warta Berita

ⓒYONHAP News, Getty Images Bank

Sentimen konsumen maupun perusahaan Korea Selatan terhadap pemulihan ekonomi di masa depan ternyata cukup meningkat. Hasil survei tentang tren konsumen Korea Selatan yang dirilis oleh Bank Sentral Korea (BOK) menunjukkan adanya kenaikan prospek ekonomi sebanyak 17 poin. Sementara hasil pemeriksaan perekonomian perusahaan memperlihatkan kenaikan sebanyak 10 poin.


Menurut BOK, indeks sentimen konsumen (Consumer Sentiment Index, CSI) Korea Selatan pada bulan Oktober berada di angka 83, naik 17 poin dibandingkan bulan September lalu. Jika CSI melebihi angka 100, berarti lebih banyak pandangan positif terhadap kondisi ekonomi untuk enam bulan ke depan dan sebaliknya jika berada di bawah angka 100.


Yang istimewa dari penelitian kali ini, indeks tersebut membaik di antara seluruh kalangan tanpa perbedaan umur maupun pekerjaan. Padahal angkanya masih jauh di bawah 100. Konsumen memperkirakan kondisi ekonomi tetap tidak akan baik, namun akan memperlihatkan perbaikan.


Sentimen perusahaan Korea Selatan juga ternyata cukup membaik. Berdasarkan hasil indeks sentimen bisnis (business survey index, BSI) yang diumumkan oleh BOK pada tanggal 29 Oktober, BSI di seluruh bidang industri  berada di angka 74, naik 10 poin dibandingkan sebulan sebelumnya. BSI naik selama empat bulan berturut-turut sejak bulan Mei, lalu turun pada bulan September dan kemudian kembali naik pada bulan Oktober ini.


BSI adalah hasil statistik tentang pandangan dan prospek pengusaha mengenai kondisi manejemen perusahaan saat ini dan standarnya adalah 100. Pemeriksaan kali ini diikuti oleh 2.823 perusahaan.


Kenaikan BSI di seluruh industri pada bulan Oktober merupakan yang tertinggi sejak April 2009 yang pada saat itu mencatat kenaikan 11 poin. Selain itu, angka tersebut juga hampir mendekati angka yang diperoleh pada bulan Januari yakni 75, yang pada saat itu belum terpengaruh oleh COVID-19.


BOK menguraikan bahwa kondisi ekonomi perusahaan sulit untuk dinilai pulih sampai ke level yang sama sebelum pandemi COVID-19 karena BSI tidak mencapai rata-rata jangka panjangnya. Selain itu, ketidakpastian juga masih besar karena COVID-19 masih berlangsung.


Ekonomi Korea Selatan telah mengalami pertumbuhan positif pada kuartal ketiga 2020 dari pertumbuhan minus selama dua kuartal sebelumnya. Menurut BOK, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) untuk kuartal ketiga mencapai 1,9 persen. Pertumbuhan PDB untuk kuartal pertama adalah –1,3 persen dan kuartal kedua mencapai –3,2 persen. Oleh karena itu, Korea Selatan mengharapkan pemulihan ekonomi di semester kedua tahun ini berkat pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga ini.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >