Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Kumpulan Isu

Komite Pemulihan Kehidupan Sehari-Hari Resmi Diluncurkan

#Isu Sepekan l 2021-10-16

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Pemerintah Korea Selatan pada Rabu (13/10) menggelar rapat pertama Komite Pemulihan Kehidupan Sehari-hari dan membahas pelaksanaan 'Dengan COVID-19'. Komite tersebut merupakan organisasi bersama antara pemerintah dan sipil untuk mendukung pemulihan kehidupan sehari-hari melalui perubahan sistem pencegahan COVID-19. Komite Pemulihan Kehidupan Sehari-hari diketuai bersama oleh Perdana Menteri Kim dan Profesor Choi Jae-cheon dari Universitas Ewha, dan terdiri dari 40 orang pakar dari pemerintah dan sipil dalam empat bidang, yakni ekonomi dan kehidupan rakyat, pendidikan dan kebudayaan, keamanan otonom, serta medis dan pencegahan penyakit.


Berdasarkan pendapat dari komite tersebut, pemerintah berencana menyediakan rincian pelaksanaan pemulihan sehari-hari bertahap dalam bulan Oktober ini. Dalam rapat pertama, Perdana Menteri Kim mengemukakan tiga arah untuk pemulihan kehidupan sehari-hari, yakni pemulihan bertahap, pemulihan inklusif, serta pemulihan bersama rakyat. Kemudian, ia juga menegaskan perlunya langkah baru dalam pengelolaan pencegahan penyakit dan pelengkapan sistem medis.

    

Pemerintah berencana mempersiapkan pemulihan kehidupan sehari-hari dengan mempertimbangkan segala kondisi COVID-19 saat ini.   Perubahan dari sistem pencegahan penyakit ke pemulihan kehidupan sehari-hari bertahap menandai bahwa fokus pencegahan penyakit akan lebih tertuju kepada pengurangan jumlah pasien kritis dan kematian dibandingkan dengan jumlah kasus baru COVID-19. Dengan itu, pembatasan jam operasi fasilitas publik, restoran dan kafe akan dilonggarakan atau bahkan dihapus, serta kegiatan sekolah dan lembaga pendidikan dapat dilakukan secara tatap muka.


Namun, pemulihan kehidupan sehari-hari berisiko merusak segala upaya yang telah dilakukan selama ini demi pencegahan penyakit. Sehubungan dengannya, Menteri Kesehatan dan kesejahteraan Kwon Deok-chul menegaskan pemulihan kehidupan sehari-hari harus dilaksanakan secara bertahap, tertib, dan membutuhkan koordinasi yang baik antara rakyat dan pemerintah.


Pemulihan kehidupan sehari-hari dilaksanakan berdasarkan kenaikan tingkat vaksinasi massal dan penurunan keseriusan gejala pasien dan kasus kematian. Pemerintah menyatakan tingkat keseriusan gejala pasien serta kasus kematian menurun drastis berkat vaksinasi massal. Tingkat keseriusan gejala pasien dan tingkat kasus kematian tercatat masing-masing 3,2 dan 1,4% pada bulan Januari, dan turun menjadi 2 dan 0,3% setelah bulan Juli saat Korea diterpa gelombang COVID-19 keempat yang luar biasa.


Pemerintah mengemukakan, bahwa batas terendah untuk fase pemulihan kehidupan sehari-hari adalah 70 persen penduduk dan 90 persen warga lansia melengkapi dua dosis vaksinasi. Kini lebih dari 60 persen warga Korea Selatan telah melengkapi vaksinasi. Mempertimbangkan jangka waktu dua minggu untuk pembentukan kekebalan tubuh, masyarakat Korea Selatan diperkirakan dapat kembali ke kehidupan sehari-hari secara bertahap mulai minggu kedua bulan November.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >