Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Kumpulan Isu

Roket Nuri Berhasil Diluncurkan

#Isu Sepekan l 2021-10-23

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Korea Selatan berhasil meluncurkan roket pertama buatan dalam negeri, Nuri, dan menjadi negara ketujuh di dunia yang secara mandiri telah meluncurkan satelit ke orbit dari tanahnya sendiri. 


Roket Nuri diluncurkan dari Naro Space Center pada hari Kamis (21/10) pukul 17.00, kemudian dengan sukses menyelesaikan seluruh prosedur penerbangan, namun satelit dummy yang dibawa gagal mengorbit.


Pada pukul 15.35, Roket Nuri diisi dengan bahan bakar lalu menjalani pengisian oksidator pada pukul 16.05. Peralatan untuk mendirikan roket Nuri dilepaskan pada pukul 16.24 dan operasi peluncuran otomatis (PLO) dijalankan selama 10 menit mulai pukul 16.50. Pada pukul 17.00 lewat 2 menit 127 detik, Nuri berhasil melakukan pemisahan tahap 1 di ketinggian 59 kilometer, kemudian pemisahan fairing, yang merupakan penutup satelit dummy, pada pukul 17.04. Pada waktu yang sama, dikonfirmasi penghentian mesin tahap kedua dan pembakaran mesin tahap ketiga. Pada pukul 17.06 Nuri mencapai ketinggian 500 kilometer dan pada pukul 17.08 berhasil menembus ketinggian 600 kilometer. Pada pukul 17.12, dikonfirmasi penghentian mesin tahap ketiga, kemudian pada pukul 17.15, fairing dilepaskan dengan normal. 


Dengan demikian seluruh prosedur penerbangan Nuri diselesaikan dengan sukses. Namun  disayangkan satelit dummy berbobot 1,5 ton yang dibawa gagal mengorbit. Walau demikian, peluncuran kali ini membuktikan kemampuan pengakutan mandiri Korea Selatan dengan penerbangan hingga ke ketinggian 700 kilometer.


Roket Nuri, yang merupakan roket tiga tahap, memiliki tinggi 47,2 meter, diameter 3 meter, dan berat 200 ton, serta memiliki daya dorong 300 ton dan mampu mengorbitkan satelit seberat 1,5 ton di orbit rendah bumi sejauh 600-800 kilometer dari permukaan bumi. Roket tahap 1 berbobot 75 ton dan memiliki empat mesin, tahap 2 seberat 75 ton dengan satu mesin, dan tahap 3 seberat 7 ton dan memiliki satu mesin. Setiap tahap dilengkapi tangki oksigen cair dan tangki minyak tanah untuk bahan bakar roket Nuri.


Korea Selatan sebelumnya telah berhasil meluncurkan roket Naro pada tahun 2013. Roket Naro adalah roket 2 tahap yang dikembangkan bersama dengan Rusia. Mesin berbahan bakar cair untuk roket tahap 1 dibawa dari Rusia dan kick motor berbahan bakar padat saja yang dibuat di Korea Selatan. Sementara roket Nuri dibuat dengan teknologi Korea Selatan sendiri secara utuh, mulai dari perancangan, pembuatan, uji coba, hingga sertifikasi proyektil.


Dengan demikian, Korea Selatan menjadi negara ketujuh di dunia yang mampu meluncurkan satelit, selain Rusia, Amerika Serikat, China, Jepang, India. Sementara Israel, Iran, dan Korea Utara tergolog dalam negara yang memiliki kemampuan peluncuran roket yang mampu membawa satelit berbobot di bawah 300 kilogram.


Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dalam pesan yang disampaikan kepada masyarakat setelah peluncuran Nuri mengatakan bahwa Nuri tidak mencapai target seutuhnya dan tugas berikutnya adalah agar satelit dapat mengorbit.


Untuk menyukseskan proyek kendaraan peluncur roket tersebut, telah disalurkan dana sebesar 1 triliun 957,2 miliar won selama 12 tahun terakhir dan sekitar 500 orang pekerja dari 300 perusahaan ikut berpartisipasi di dalamnya.


Roket Nuri akan diluncurkan kembali pada bulan Mei tahun depan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >