Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Korea Utara

Pernyataan Presiden Trump Baru-baru Ini Terkait Masalah Semenanjung Korea

#Fokus Sepekan l 2019-08-29

Selangkah Satu Korea

© YONHAP News

Presiden AS Donald Trump telah menunjukkan sikap negatif terhadap latihan militer bersama antara Korea Selatan dan AS, sembari mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan "pembuangan uang yang sepenuhnya." Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa Korea Utara merupakan negara dengan potensi yang luar biasa. Dalam konferensi pers seusai KTT pertama Korea Utara-AS di Singapura pada Juni tahun lalu, Trump menyatakan keberatannya terhadap latihan militer Korea Selatan dan AS, sembari menyebutnya "permainan perang." Pernyataan itu ditafsirkan sebagai niatan Trump untuk memenangkan rekannya dari Korea Utara, Kim Jong-un, seiring dengan permikiran pribadinya bahwa ada kemungkinan untuk dimulainya kembali pembicaraan tingkat kerja antara Korea Utara-AS. 


Mengenai keputusan Korea Selatan baru-baru ini untuk mengakhiri Perjanjian Perlindungan Informasi Militer (GSOMIA) dengan Jepang, Trump mengatakan bahwa ia akan melihat apa yang terjadi kedepannya. Bagi Trump, GSOMIA sendiri mungkin tidak terlalu penting, sementara yang penting bagi Trump adalah bagaimana cara memimpin tatanan diplomatik di Asia Timur Laut melalui Korea Selatan. Tampaknya Trump membuat tanggapan yang relatif melunak. Dalam keadaan seperti ini, beberapa analis mengkhawatirkan bahwa aliansi antara Korea Selatan dan AS tidak seperti dulu lagi. 


Jika persekutuan antara Korea Selatan dan AS melemah, Washington dapat memberikan tekanan lebih besar pada Seoul untuk membayar lebih banyak biaya untuk penempatan pasukan Amerika di Korea Selatan dan mengirim pasukannya ke Selat Hormuz. Aliansi bilateral tengah diuji, sementara Trump mengirimkan sinyal damai ke arah Korea Utara. Masih harus dilihat apakah akan ada perubahan besar dalam hubungan antara Korea Utara dan AS.

Pilihan Editor