Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Korea Utara

Pertandingan Sepak Bola Antar-Korea untuk Penyisihan Piala Dunia FIFA 2022 di Pyongyang

#Fokus Sepekan l 2019-10-17

Selangkah Satu Korea

© KFA

Korea Selatan dan Korea Utara mengadakan pertandingan di Grup H pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 Qatar untuk wilayah Asia di Pyongyang, tepatnya di Stadion Kim Il-sung pada tanggal 15 Oktober. Kedua Korea bermain imbang dan berakhir seri tanpa gol dalam pertandingan kompetitif pertama di antara kedua negara yang resmi diadakan di ibu kota Korea Utara. Laga di Stadion Kim Il-sung berlangsung seru, namun sayangnya pertandingan sepak bola antar-Korea gagal memberikan momentum untuk memperbaiki hubungan lintas batas dua negara. Karena Korea Utara tidak memperbolehkan siaran langsung dan juga menolak akses masuk wartawan dan tim pendukung Korea Selatan. 


Ada beberapa diskusi tentang penyiaran sebelum pertandingan, namun akhirnya berakhir tanpa adanya siaran langsung. Pihak Korea Utara menyerahkan DVD rekaman pertandingan itu kepada pihak Korea Selatan tepat sebelum tim nasional Korea Selatan meninggalkan Pyongyang. BBC News juga menggambarkan pertandingan antar-Korea kali ini sebagai “pertandingan sepak bola teraneh di dunia”. Dalam pertandingan di ibu kota Korea Utara itu, tidak ada siaran langsung, tidak ada pendukung dan penonton di bangku penonton, dan tidak ada media yang meliput di stadion. Ini semua terkait dengan ketegangan hubungan antara Seoul dan Pyongyang. 

 

Kedua Korea sempat berhasil meningkatkan hubungan mereka di sekitar Olimpiade Musim Dingin PyongChang awal tahun lalu. Semua perkembangan positif ini berkontribusi dalam meredakan ketegangan. Meskipun demikian, Korea Utara tidak berniat untuk meningkatkan hubungan dengan Korea Selatan saat ini. Sikap ini tercermin dalam pertandingan sepak bola antar-Korea baru-baru ini. 


Korea Utara secara resmi mengundang tim Korea Selatan ke Kejuaraan Angkat Berat Junior Asia 2019 yang akan digelar di Pyongyang mulai tanggal 20 Oktober. Mudah-mudahan, Seoul dan Pyongyang akan tetap melakukan pertukaran olahraga mereka, demi terciptanya suasana rekonsiliasi antar-Korea.

Pilihan Editor