Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Korea Utara

Korut Tunjuk Pakar Ekonomi sebagai Duta Besar Korut untuk China yang Baru

#Fokus Sepekan l 2021-02-25

Selangkah Satu Korea

ⓒ Getty Images Bank

Pada tanggal 19 Februari, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa mantan Wakil Perdana Menteri Ri Ryong-nam ditunjuk sebagai duta besar untuk China yang baru. Para mantan duta besar untuk China, sebagian besar bertanggung jawab atas urusan luar negeri di Partai Buruh Korea yang berkuasa. Padahal Ri memiliki pengalaman sebagai ahli dalam urusan ekonomi di kementerian perdagangan Korea Utara. 


Menyusul penunjukan Ri sebagai duta besar Korea Utara untuk China yang baru, China juga tampaknya akan mengganti duta besarnya untuk Korea Utara. Awal bulan ini, harian Sing Tao Daily dari Hong Kong dan kantor berita Kyodo, Jepang memperkirakan bahwa China akan menunjuk seorang pejabat senior Partai Komunis, Wang Yajun sebagai duta besar baru untuk Korea Utara segera setelah Pyongyang melonggarkan penutupan perbatasannya. Dia memiliki banyak pengalaman di Eropa dan juga telah bertemu dengan para pejabat Korea Selatan dalam beberapa kesempatan. Jika China menggantikan duta besarnya untuk Korea Utara, kedua negara akan mendorong terjadinya transisi generasi untuk utusan utama mereka satu sama lain. Duta besar yang relatif muda justru mencerminkan tekad kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral mereka. 

 

Karena perbatasan Korea Utara dan China masih ditutup, tidak ada kepastian kapan duta besar China yang baru untuk Korea Utara secara resmi akan menjabat. Namun kedua negara diharapkan dapat melaksanakan proyek kerja sama bilateral dengan segera. Korea Utara kemungkinan akan lebih bergantung pada China secara ekonomi karena sanksi terhadap Korea Utara sepertinya tidak akan dilonggarkan bahkan setelah peluncuran administrasi Biden di Amerika Serikat. Tampaknya akan ada perubahan dalam perbatasan antara kedua negara. Korea Utara benar-benar berharap untuk membuka kembali perbatasannya secepat mungkin. Ada yang berspekulasi bahwa Korea Utara dapat membuka kembali perbatasannya dengan China meskipun secara bertahap. 

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >