Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Iptek

Pakar Meteorologi: Es di Kutub Utara Menunjukkan Gejala Mencair

Write: 2018-09-11 15:37:14Update: 2018-09-12 09:47:44

Photo : KBS News

Pakar meteorologi menyatakan bahwa fenomena alam seperti gelombang panas dan hujan deras yang muncul pada musim panas, terjadi karena pengaruh pemanasan global. 

Apabila kondisi tersebut terus berlanjut mereka memperkirakan bahwa suhu di bumi akan naik 1,5 derajat Celcius, sebuah fenomena yang akan meningkatkan potensi bencana iklim pada tahun 2040 mendatang. 

Lapisan es di Greenland yang pada kondisi normal memiliki ketebalan empat meter lebih juga menunjukkan gejala mulai mencair untuk pertama kalinya.

Menurut data yang ada, suhu rata-rata di bumi telah naik 1 derajat Celcius dibandingkan era sebelum industrialisasi dan naik 0,2 derajat Celcius setiap 10 tahun. 

Apabila kondisi tersebut tetap berlangsung, batas 1,5 derajat Celcius yang  ditetapkan oleh Konferensi Perubahan Iklim Paris akan terlampaui pada tahun 2040 mendatang. 

Apabila batas tersebut tidak terjaga, jumlah hari yang dipengaruhi gelombang panas akan meningkat dua kali lipat dari saat ini dan banyak negara pantai di Asia Selatan dan Pasifik akan tenggelam akibat kenaikan level di permukaan laut. 

Kerugian akibat banjir juga diperkirakan akan naik dan menjadi ancaman besar bagi Korea Selatan dan India.

Para pakar merekomendasikan bahwa semua pihak harus menurunkan emisi gas rumah kaca secara drastis untuk menghindari bencana iklim tersebut. 

Panel Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim (IPCC) akan mengumumkan laporan peringatan untuk menekan garis pencegahan suhu pemanasan global sebesar 1,5 derajat Celcius pada sidang umum di Incheon pada bulan depan.

Pilihan Editor